Cari berdasarkan:



Ada Apa dengan Cinta?
 


Maaf, stock buku kosong atau out-of-print.


Ada Apa dengan Cinta? 
oleh: Jujur Prananto
> Musik & Perfilman » Perfilman

Penerbit :    Metafor Publishing
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    9793019069
Tgl Penerbitan :    2002
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    142
Ukuran :    205x255mm
Sinopsis Buku:
Bagi kelima sahabat Maura, Alya, Milly, Karmen dan Cinta hidup berpusar di sekitar

majalah dinding, basket, mall dan grup-grup band sekolah. Sampai kemudian Cinta jatuh

cinta pada Rangga.

Rangga adalah cowok pendiam, dingin, dan nggak gaul. Bahkan, menurut Cinta sendiri,

Rangga itu masuk ke kategori nyebelin dan harus dijauhin!; sejenis mahluk yang

sombong banget, belagu nggak keruan, sengak banget!!. Dari sana masalah demi masalah

muncul: Borne si cowok idola cemburu; Alya jatuh depresif; dan Cinta makin bimbang:

Rangga, atau sahabat-sahabatnya?

Ada Apa Dengan Cinta? adalah film Miles Productions setelah hit mereka Petualangan

Sherina. Sekali lagi mereka bekerja sama dengan penulis skenario Jujur Prananto,

menghasilkan sebuah skenario yang menyegarkan, dengan dialog-dialog yang lincah dan

jujur. Skenario ini tampil kuat, mampu menghidupkan imajinasi pembacanya. Sebagai

sebuah cerita, Ada Apa Dengan Cinta? mampu menyentuh kita dan menghadirkan tawa baik

ketika ditonton sebagai film, maupun saat dibaca dalam bentuk skenario.

Menampilkan foto-foto di balik layar serta memuat diskusi tentang proses pembuatan

skenario Ada Apa Dengan Cinta?, buku ini juga akan sangat bermanfaat bagi setiap orang

yang tertarik pada dunia film; dan terutama bagi mereka yang ingin mendalami proses

bagaimana cara sebuah skenario dibangun.


Tulang punggung sebuah film adalah skenario. Tanpa skenario yang bagus, pas dan wajar,

sebuah film akan jatuh menjadi karya yang dilupakan sejarah. Skenario Ada Apa Dengan

Cinta? berhasil menunjukkan dirinya sebagai tulang punggung (film) dan sebagai karya

yang mandiri.
- Leila S. Chudori -

Skenario yang baik sama penting dengan filmnya, dan sama berharga dengan karya sastra

manapun, sehingga layak dibukukan. Pembacanya bisa mengembangkan imajinasi secara lebih

kreatif dari sang sutradara. Skenario adalah karya tekstual yang mandiri.
- Seno Gumira Ajidarma -




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh JB Kristanto
Rp 85.000
Rp 72.250
Katalog Film Indonesia 1926-2005 (edisi sebelumnya) telah habis di pasaran, Nalar kembali menerbitkan Katalog Film Indonesia 1926-2007. Banyaknya ...  [selengkapnya]
oleh Gotot Prakosa
Rp 75.000
Rp 63.750
Buku ini merupakan impuls-impuls pikiran seorang pembuat film yang masing-masing merupakan artikel lepas dan sebagian besar pernah dimuat di berbagai ...  [selengkapnya]
oleh Richard Oh
Rp 38.000
Rp 32.300
Yahya (Anjasmara) seorang pegawai biasa di bagian Arsip. Semua tentang dia biasa-biasa saja. Dandanannya , hidupnya, sarapannya, indomie rebus dan ...  [selengkapnya]
oleh Misbach Yusa Biran
Rp 70.000
Rp 59.500
Buku ini menjadi istimewa bukan saja lantaran paling luas menguraikan sejarah film periode 1900–1950, tetapi juga ditulis oleh Misbach Yusa Biran ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement