Cari berdasarkan:



Bumi Manusia
 


Maaf, stock buku kosong atau out-of-print.


Bumi Manusia 
oleh: Pramoedya Ananta Toer
> Fiksi » Sosial, Budaya & Sejarah

Penerbit :    Lentera Dipantara
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    9799731232
ISBN-13 :    9789799731234
Tgl Penerbitan :    2005-00-00
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    538
Ukuran :    135x200x0 mm
Sinopsis Buku:
Roman Tetralogi Buru mengambil latar belakang dan cikal bakal nation Indonesia di awal abad ke-20. Dengan membacanya waktu kita dibalikkan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula, juga pertautan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan Indonesia modern.

Roman bagian pertama; Bumi Manusia, sebagai periode penyemaian dan kegelisahan dimana Minke sebagai aktor sekaligus kreator adalah manusia berdarah priyayi yang semampu mungkin keluar dari kepompong kejawaannya menuju manusia yang bebas dan merdeka, di sudut lain membelah jiwa ke-Eropa-an yang menjadi simbol dan kiblat dari ketinggian pengetahuan dan peradaban.

Pram menggambarkan sebuah adegan antara Minke dengan ayahnya yang sangat sentimentil: Aku mengangkat sembah sebagaimana biasa aku lihat dilakukan punggawa terhadap kakekku dan nenekku dan orangtuaku, waktu lebaran. Dan yang sekarang tak juga kuturunkan sebelum Bupati itu duduk enak di tempatnya. Dalam mengangkat sembah serasa hilang seluruh ilmu dan pengetahuan yang kupelajari tahun demi tahun belakangan ini. Hilang indahnya dunia sebagaimana dijanjikan oleh kemajuan ilmu .... Sembah pengagungan pada leluhur dan pembesar melalui perendahan dan penghinaan diri! Sampai sedatar tanah kalau mungkin! Uh, anak-cucuku tak kurelakan menjalani kehinaan ini.

"Kita kalah, Ma," bisikku.

"Kita telah melawan, Nak, Nyo, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya."




Resensi Buku:

  
oleh: Puji Wijianingsih
Dari sinilah semuanya bermula..Kisah Minke, kisah Nyai Ontosoroh..tentang Indonesia pra kemerdekaan.. kita pernah 'tak di izinkan' untuk melihatnya.. tapi.. sekarang...oh ayolah teman segeralah baca buku ini.. ini yg terbaik dari ke empat tetraloginya..satu kata..memukau..

  
oleh: Brillyananda Toruan
Saran saya hanya satu : bacalah, dan kau akan mendapati dirimu terpukau dengan 'keindahan' buku ini.


Add your review for this book!




Tentang Pengarang:

Pramoedya Ananta Toer lahir di Blora pada 6 Februari 1925. Selain sebagai pengarang, bermacam profesi telah dijalani Pramoedya seperti juru ketik Kantor Berita Dome (1942-1944), wartawan majalah Sadar (1947) dab kenber "Lentera" suratkabar Bintang Timur (1962-1965), dan dosen di Fakultas Sastra Universitas Res Publica (1936-1965) serta di Akademi Jurnalistik Dr. Rivai (1964-1965).
Menulis sejak di bangku sekolah dasar, hingga kini Pramoedya telah menghasilakn tidek kurang dari 35 buku, fiksi maupun nonfiksi. Karya-karyanya yang terbit pada masa Order Baru dilarang oleh pemerintah. Karya puncaknya adalah tetralogi novel sejarah yang ditulis ketika Pramoedya ditahan selama 11 tahun di Pulau Buru, yakni Bumi Manusia (1981), Anak Semua bangsa (1981), Jejak Langkah (1985) dan Nyanyi ... [selengkapnya]




Buku Sejenis Lainnya:
Operasi Bunuh Diri
oleh Rizqi Taruma
Rp 50.000
Rp 42.500
Untuk Istriku,
Aku terjebak dalam posisi yang tidak menguntungkan di perang ini. Pos kami diserang oleh musuh. Aku terpisah, sendirian, dengan ...  [selengkapnya]
oleh Petir Abimanyu
Rp 45.000
Rp 38.250

Manakah yang lebih dulu muncul, agama atau budaya?

Adakah agama yang muncul dari budaya, kepercayaan, atau ...  [selengkapnya]

oleh C. Rajagopalachari
Rp 65.000
Rp 55.250
Kesatria yang bijaksana, ini adalah kali ketiga aku menguji keteguhan hatimu. Engkau memilih untuk tetap tinggal di neraka demi ...  [selengkapnya]
oleh Sohachi Yamaoka
Rp 69.500
Rp 59.075
Nobuyuki adik Oda Nobunaga beserta kelompoknya telah menentukan waktu untuk membunuh Nobunaga yang dikabarkan sakit parah.

Selain ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement