Cari berdasarkan:



Keajaiban Pasar Senin
 








Keajaiban Pasar Senin  
oleh: Misbach Yusa Biran
> Fiksi

List Price :   Rp 40.000
Your Price :    Rp 34.000 (15% OFF)
 
Penerbit :    Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
Edisi :    soft cover
ISBN-13 :    9789799101297
Tgl Penerbitan :    10/09/2008
 
Ukuran :    140 x 210 mm
Berat :    4 gram
Sinopsis Buku:

Sebanyak 17 cerita dalam buku ini--lima di antaranya disertakan dalam terbitan pertama, 1971--berkisah tentang kehidupan di Jakarta setelah Belanda mengakui kedaulatan RI pada 1949. Kehidupan yang disorot terutama kocak-getir kehidupan para seniman muda di kawasan Pasar Senen, Jakarta. Dari kawasan inilah produksi film nasional dan teater nasional berputar.

Pada masa itu Pasar Senen menjadi pusat berkumpulnya seniman asli maupun orang-orang yang bergaya seniman. Bermacam gaya dan ulah mereka kemudian dicatat dan digubah menjadi cerita oleh Misbach Yusa Biran.

Di sini ada kisah lukisan yang sengaja dipasang terbalik untuk mengolok pelukisnya, eh malah dianggap sebagai adikarya seni dan dibeli dengan harga tinggi.

Meski kisah ini mengenai kehidupan 50 tahun yang silam, kocak-getir kehidupan Seniman Senen tetap nikmat dibaca pada abad ke-21. Boleh jadi kegenitan seniman masa itu menjadi cermin sosial kehidupan seniman-seniman muda pada awal dasawarsa 2000-an.


"Keajaiban demi keajaiban membentuk situasi absurd, tetapi kacamata humor Misbach membuat yang absurd alias tidak masuk akal tidaklah menjadi berat, emalinkan lucu. Cocok dengan konsep Teguh Srimulat: lucu itu aneh."

- Seno Gumira Ajidarma





Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Non Author
Rp 32.500
Rp 27.625

  [selengkapnya]
oleh Non Author
Rp 35.000
Rp 29.750

  [selengkapnya]
oleh Fajar Andi
Rp 45.000
Rp 19.800
Pernah dengar nama Super Junior? Buat kalian yang belum pernah dengar atau baru mendengar namanya saja, perlu sekali untuk membeli buku ...  [selengkapnya]
oleh Antonius Andrie
Rp 38.000
Rp 32.300
Andra salah satu spesies langka di sekolah. Meskipun ganteng, modis, dan tajir, Andra mengaku nggak pernah jatuh cinta satu kali pun, dan nggak ada ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement