Cari berdasarkan:



Kejaksaan RI
 


Maaf, stock buku kosong atau out-of-print.


Kejaksaan RI 
oleh: Marwan Effendy
> Politik & Hukum » Hukum

Penerbit :    Gramedia Pustaka Utama
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    9792213597
ISBN-13 :    9789792213591
Tgl Penerbitan :    2005-04-00
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    280
Ukuran :    150x230x0 mm
Sinopsis Buku:
Sistem Kejaksaan Indonesia pernah berada di bawah konfigurasi politik yang sangat kuat, sehingga aspek-aspek universal yang berlaku tidak dapat diterapkan dengan baik dalam sistem Kejaksaan RI. Kondisi objektif seperti itu sulit di hindari mengingat produk legislasi yang mengatur posisi dan fungsi Kejaksaan RI, baik yang lalu maupun UU Nomor 16 Tahun 2004, di satu sisi menetapkan Kejaksaan RI sebagai "lembaga pemerintahan" dan status Jaksa Agung sebagai pembantu Presiden karena diangkat, diberhentikan, dan bertanggung jawab kepada Presiden. Di sisi lain, dalam melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undag-undang. Kejaksaan adalah satu dan tidak terpisahkan (een en ondeelbaar) dan Jaksa Agung adalah pimpinan, dan penangggung jawab tertinggi Kejaksaan yang memimpin, mengendalikan pelaksanaan tugas, dan weweng Kejaksaan.Disamping itu, dalam upaya penegakan hukum, institusi-institusi penegak hukum semakin ditingkatkan peran dan kewenangannya oleh undang-undang, namun justru sebaliknyalah yang terjadi di Kejaksaan. Oleh KUHAP, kewenangan penyidikan dan penyidikan lanjutan terhadap tindak pidana umum dan pidana tertentu dipangkas. Bahkan melalui produk legislasi belakangan ini, penanganan tindak pidana korupsi, baik penyidikan maupun penuntutan, tidak lagi sepenuhnya menjadi kewenangan Kejaksaan.Dalam posisi dan fungsi yang demikian, tetap saja sorotan tajam dan tudingan miring ditujukan kepada Kejaksaan. Kejaksaan tetap dituntut untuk tidak saja mampu berperan dengan baik dan benar, tetapi juga mampu membentuk jati diri sebagai salah satu institusi pelaksana kekuasaan negara, bukan sebagai alat kekuasaan.Oleh karena itu, sewajarnya kalau ke depan Kejaksaan perlu meneguhkan eksistensinya dengan membuang pengaruh negatif sistem hukum terhadap posisi dan fungsinya agar Kejaksaan menjadi lebih profesional dan dinamis menghadapi perkembangan dan perubahan.




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!





Tentang Pengarang:

Dilahirkan di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada tanggal 13 Agustus 1953. Penulis adalah lulusan Program Pascasarjana (S3) Universitas Padjajaran, Bandung.Penulis mulai mengabdi di Kejaksaan RI sejak tahun 1980 sampai sekarang, pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Liwa (1996); Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaaan Tinggi Lampung (1999); Kepala Kejaksaan Negeri Bandung (2000); Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (2002); Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (2002); Asisten Umum Jaksa Agung RI (2004). Sering menulis artikel di berbagai media cetak dan menjadi pembicara di berbagai seminar. [selengkapnya]




Buku Sejenis Lainnya:
oleh N/A
Rp 38.000
Rp 32.300
  [selengkapnya]
oleh Lukman Santoso Az.
Rp 40.000
Rp 34.000

Hampir setiap hari, ingar-bingar berbagai skandal hukum para pejabat di negeri ini menghiasi pemberitaan media. Segelintir elite politik dan ...  [selengkapnya]

oleh Andhika Prayoga, S.H
Rp 30.000
Rp 25.500

Perusahaan-perusahaan berikut pernah lolos dari gugatan pailit, misalnya: PT Texmaco Jaya, PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), PT Bianglala ...  [selengkapnya]

Pola Bindalmin dan Hukum Acara Peradilan Agama Dalam Praktek
oleh DR. H. Ahmad Fathoni Ramli, SH., M.Hum
Rp 69.000
Rp 58.650
Dalam buku ini dijelaskan oleh Penulis masalah-masalah yang berkaitan dengan administrasi peradilan yang disesuaikan dengan Pola Pembinaan dan ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement