|
|
Sinopsis Buku: Penulis lahir di Samarinda, 17 Agustus 1953. Selama kuliah di Yogyakarta bergabung dengan Persada Studi Klub (sebuah klub sastra yang diasuh penyair Umbu Landu Paranggi). Telah menulis sekitar 100 buku sastra, meliputi: novel, kumpulan cerita pendek, kumpulan puisi, esai, dan kritik sastra. Terlalu banyak pengalaman yang bisa dituliskan tentang Korrie Layun Rampan; antara lain pernah menjadi penyiar radio, pengajar, direktur keuangan merangkap redaktur pelaksana sebuah majalah dan sejak Maret 2001 menjadi Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Sentawar Pos yang terbit di Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Novelnya Upacara dan Api Awan Asap meraih hadiah Sayembara Mengarang Roman Dewan Kesenian Jakarta, masing-masing pada tahun 1976 dan 1998. Beberapa cerpen, esai, resensi buku, cerita film, dan karya jurnalistiknya mendapat hadiah dari berbagai sayembara. Ia juga menulis lebih dari 50 buku cerita anak-anak dua di antaranya memenangkan hadiah Yayasan Buku Utama Depdikbud.Depdiknas pada tahun 1985 (Cuaca di Atas Gunung dan Lembah) dan 1997 (Manusia Langit) menerjemahkan sekitar 100 buku cerita anak-anak, puluhan cerita pendek dari cerpenis dunia seperti Leo Tolstoy, Knut Hamsun, Anton Chekov, OHenry, Luigi Pirandello, dll. Wahai adalah kumpulan cerpen yang berkisah tentang lika-liku manusia dalam dunia sakral, profan, klenik, hidup, dan mati.
Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!
Buku Lainnya oleh Korrie Layun Rampan:
 | Rp 40.000 Rp 34.000 [selengkapnya] |  | Rp 25.000 Rp 21.250 [selengkapnya] |  | Rp 25.000 Rp 21.250 [selengkapnya] |  | Rp 21.800 Rp 18.530 Wanita itu masih terus memandang laut.
Kebiruan yang merata menyimpulkan kedalaman yang tak terduga. Seperti hati lelaki, laut itu selalu tak ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku yang dikarang oleh Korrie Layun Rampan »
| Tentang Pengarang:
 Korrie Layun Rampan lahir di Samarinda, Kalimantan Timur, 17 Agustus 1953. Selama kuliah di Yogyakarta bergabung dengan Persada Studi Klub - sebuah klub sastra - yang diasuh penyair Umbu Landu Paranggi. Di dalam grup ini telah lahir sejumlah sastrawan ternama seperti Emha Ainun Nadjib, Linus Suryadi AG, Achmad Munif, Arwan Tuti Artha, Suyono Achmad Suhadi, R.S. Rudhatan, dan lain-lain. Sejak 1978 bekerja di Jakarta sebagai wartawan dan editor buku untuk sejumlah penerbit. Pernah beberapa tahun mentiar di RRI dan TVRI Studio Pusat, Jakarta, mengajar, dan terakhir menjabat Direktur Keuangan merangkap Redaktur Pelaksana Majalah Sarinah, Jakarta. Sejak maret 2001 menjabat Pemimpin Utama/Pemimpin Redaksi Koran Sentawar Pos yang terbit di Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. [ selengkapnya]
|
Buku Sejenis Lainnya:
oleh Cerpenis Rumah Dunia Kalau bukan karena cinta, sudah kulepaskan ia. Mungkin cintaku buta, terbi sukan, tapi ia telah kupilih dalam hidup, untuk menjadi milik dan ... [selengkapnya] | oleh Danarto
Rp 110.000 Rp 88.000 Danarto is a master short story writer, whose roots reach deep into the Indonesian subconscious. His style is easy and lyrical, yet he deals with ... [selengkapnya] | oleh NANA TEDJA
Rp 29.200 Rp 24.820 [selengkapnya] | oleh Stefanny Irawan
Rp 25.000 Rp 21.250 Inilah sebuah karya yang mengungkap sisi-sisi lain kehidupan dengan santun dan puitis. Di dalam kumpulan cerpen Tidak Ada Kelinci di Bulan! , ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku sejenis »
 Advertisement
|
|