Cari berdasarkan:



Perempuan Dan Politik








Perempuan Dan Politik 
oleh: Anik Farida, Siti Musdah Mulia
> Politik & Hukum » Sosial & Politik

List Price :   Rp 30.000
Your Price :    Rp 25.500 (15% OFF)
 
Penerbit :    Gramedia Pustaka Utama
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    979-22-1358-9; 20405028
Tgl Penerbitan :    April 2005
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    175
Ukuran :    11 x 18 cm
Sinopsis Buku:
Dunia politik sesungguhnya identik dengan dunia kepemimpinan. Saat berada dalam posisi sebagai pemimpin, perempuan mengalami lebih banyak hambatan ketimbang laki-laki. Mengapa? Karena perempuan harus selalu membuktikan bahwa dirinya memang pantas dan bisa diandalkan. Mari simak penuturan wali kota perempuan pertama di San Francisco: "Aku kerap dikritik atas beberapa komentar yang agak menyinggung perasaan dan selanjutnya meledak menjadi pergunjingan publik, tidak seperti laki-Iaki dalam posisi yang sama, yang pernyataannya sering kali berlalu tanpa tantangan. Pengalaman mengajarku bahwa kunci keberhasilan perempuan, dalam jabatan pemerintahan adalah menjadi orang yang bisa diandalkan.Artinya, memberi perintah yang jelas dan mau menindaklanjuti, memeriksa kembali setiap pernyataan demi keakuratan, menjaga integritas pribadi, dan benar-benar menjaga kepercayaan masyarakat. Selain itu, juga tetap dituntut untuk bisa bekerja sama dalam satu kelompok dan membina hubungan dengan kolega yang didasarkan pada integritas dan rasa hormat. Perempuan harus mampu menyelesaikan tugas yang dibebankan padanya dan harus menjadi pemimpin dalam arti yang sesungguhnya."Persoalannya, mengapa perempuan sulit sekali menggapai kekuasaan? Jawabannya sangat sederhana. Stereotip perempuan tradisional tidak mengenal kekuasaan. Kefemininan juga tidak memuat ketegaran, keperkasaan, atau ketegasan yang merupakan unsur inti kekuasaan. Stereotip klasik mengenai perempuan dan kefemininan tidak mencantumkan gagasan kekuasaan, dan meskipun kondisi telah berubah, stereotip terse but sulit dihilangkan. Gambaran klasik mengenai kefemininan identik dengan kepasrahan, kepatuhan, kesetiaan, kemanjaan, kekanak-kanakan,kesimpatikan, kehangatan, kelembutan, keramahan, dan ketidaktegasan. Kekuasaan sebagai unsur yang paling penting dalam kepemimpinan tidak pernah dicirikan dengan sifat-sifat feminin.




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh HMT Oppusunggu
Rp 20.000
Rp 17.000
Dalam buku ini Oppusunggu melancarkan kritik pedas terhadap pekerjaan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter di Indonesia.  [selengkapnya]
oleh Lim Tech Ghee
Rp 15.000
Rp 12.750
  [selengkapnya]
oleh PKWG, UI
Rp 50.000
Rp 42.500
Kelompok Kerja Convention Watch adalah sebuah kelompok kerja yang mempunyai visi men-capai kesetaraan dan keadilan jender, penegakan hak azasi ...  [selengkapnya]
oleh Rahmad Widada
Rp 27.500
Rp 23.375
Personifikasi Hitler pada diri pemimpin yang tidak disukai Amerika selalu menarik untuk diperhatikan. Ketika pecah perang teluk, Saddam menjadi ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement