|
|
 |
Serpihan Mutiara Retak

oleh: Nina Pane > Fiksi » Drama
| Penerbit : |
Gramedia Pustaka Utama |
| Edisi : | Soft Cover |
| ISBN : | 979-686-106-2; 40100106 |
| Tgl Penerbitan : | Januari 2000 |
| Bahasa : | Indonesia |
| |
| Halaman : | 249 |
| Ukuran : | 11 x 18 cm |
|
Sinopsis Buku: Adelia hamil di luar nikah. Arfian bukan tidak mau bertanggung jawab. Tapi, lamarannya ditolak! Gadis belia yang kebingungan itu terpaksa menyetujui kemauan orangtuany agar bayinya yang lahir diserahkan ke yayasan yang bersedia merawat bayi-bayi telantar dan tak dikehendaki. Daripada dibunuh, dicekik, lalu dibuang ke kali, begitu alasan Bidan Rukmini. Dengan bantuan Pratiwi, Arfian berhasil menemukan jejak anaknya. Apa boleh buat, sang bayi hanya bisa diambil dengan jalan adopsi. Nah, Arif Wibawa diasuh oleh ayah kandungnya sebagai anak angkat. Beruntung, Pratiwi si lembut hati bersedia menjadi ibunya. Penyesalan memang selalu datang belakangan. Kemunculan Insiyur Adelia yang terlambat membuat keguncangan hebat dalam jiwa Arif. Cinta anak terhadap ibunya bukan suatu mukjizat semata. Cinta bisa tumbuh berkembang karena jarak yang dekat dan waktu yang panjang meskipun bukan terhadap ibu kandung. "Apa gunanya status hukum sebagai anak kandung, jika harus diperoleh dengan cara mengabaikan ketenteraman batinnya." protes Pratiwi. Arfian SH memang tidak sempat mengubah status Arif. Mutiara yang sejak lahir sebagai serpihan belaka, kini bahkan menjadi retak. Dan tidak seorang pun berhasil memiliki separuh retakan itu.
Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!
Buku Lainnya oleh Nina Pane:
 | Rp 15.000 Rp 12.750 Setelah kematian Arif Wibawa, sang Serpihan Mutiara Retak, Adelia sakit jiwa dan Pratiwi merana. Meskipun dirinya sendiri menderita, Pratiwi bersama ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku yang dikarang oleh Nina Pane »
| Tentang Pengarang:
 Lahir di Yogyakarta, 8 Januari 1948. Novelis yang juga aktif menulis cerita film dan skenario film ini memulai karier kepengarangannya dengan menulis cerpen. Cerpen pertamanya dimuat di harian Sinar Harapan pada tahun 1965. Tahun 1970 cerita bersambungnya dimuat di majalah Varia. Dua novelnya telah difilmkan. Serpihan Mutiara Ratak dan Pondok Cina di Atas Angin. Salah satunya, Serpihan Mutiara Retak, meraih penghargaan Piala Antemas pada tahun 1985. [ selengkapnya]
|
Buku Sejenis Lainnya:
oleh Leo Tolstoy
Rp 19.900 Rp 15.920 Dalam suasana duka karena ditinggal mati ibunya, Marya Alexandrovna yang akrab disapa Masha itu bertemu kembali dengan, dan akhirnya jatuh cinta ... [selengkapnya] | oleh Lan Fang
Rp 28.000 Rp 23.800 Demi ambisi Nanang Syam mengorbankan rencana perkawinannya dengan Ida, tunangannya, untuk menjalankan kontrak penebangan Hutan Bumban selama dua ... [selengkapnya] | oleh V. Lestari
Rp 66.000 Rp 56.100 Dari teras balkon sebuah apartemen di lantai tujuh, Agung, bocah tujuh tahun, dan pengasuhnya, Ani, jatuh melayang ke bawah. Ada yang menjatuhkan. ... [selengkapnya] | oleh Italo Calvino
Rp 31.000 Rp 26.350 Dalam buku menakjubkan ini, Anda akan mendapati sejumlah kisah cinta ajaib, aneh, belum pernah ditulis siapa pun, penuh kecamuk, bermain-main dalam ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku sejenis »
 Advertisement
|
|