Cari berdasarkan:











Singgasana dan Kutu Busuk 
oleh: Mohamad Sobary
> Fiksi » Sosial, Budaya & Sejarah

List Price :   Rp 65.000
Your Price :    Rp 55.250 (15% OFF)
 
Penerbit :    Gramedia Pustaka Utama
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    979-22-0791-0; 20404026
Tgl Penerbitan :    April 2004
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    385
Ukuran :    14 x 21 cm
Sinopsis Buku:
Beliau memiliki seorang nujum yang waskita. Inilah nasihatnya."Baginda, jangan hiraukan kutu busuk. Hiraukan para kawula dan negara. Kutu busuk cuma mengigit, tapi tak mematikan. Jangan seekor pun Baginda bunuh. Sebab pembunuhan itu yang mereka cari, agar orang bisa menyebut Baginda pembunuh, dan menobatkan mereka manjadi syuhada, atau martir. Waspadalah akan taktik busuk mereka. Jangan biarkan anak kucing menjadi seolah harimau sebasar kerbau."Bagi Kang Sobary, tiap orang yang duduk di atas singasana memanggul etika untk selalu peduli pada para kawula seluruh negara. Ia berkata: "Betapa besar wibawa orang berpangkat, yang sudi mengunjungi-dan bertanya tentang perikehidupan-para kawulanya. Kunjungan mereka membuat para kawula merasa, hidup ini masih ada yang memimpin. Di bawah hujan kesulitan sehari-hari setidaknya tetap terasa bagi para kawula bahwa masih ada payung yang melindungi nasib mereka."




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!




Buku Lainnya oleh Mohamad Sobary:
Rp 40.000     Rp 34.000
Dalam novel ini Sobary bicara soal “absurditas”. Baginya, dunia sosial memiliki struktur yang tampak teratur, pola-polanya mudah dibaca, ...  [selengkapnya]
Rp 32.500     Rp 27.625
Dialog antara Sobary dan kemapanan hidup beragama menyembulkan sesuatu yang sangat menarik: vitalitas kehidupan yang sudah melampuai batas-batas ...  [selengkapnya]
Rp 20.000     Rp 17.000
"... Semaraknya intrik politik untuk menjegal orang, atau partai lain, membuat saya berpikir bahwa kita tak kunjung belajar dari kepahitan demi ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku yang dikarang oleh Mohamad Sobary  »


Tentang Pengarang:

Lahir di Bantul, Yogyakarta 7 Agustus 1952. Mimpinya dulu adalah menjadi ahli agama; untuk itu ia ingin sekolah di PGA dan IAIN. Tapi nasib melemparkannya ke Sekolah Pekerjaan Sosial Atas, kemudian ke UI di Dep. Sosiologi. Sekarang ingin sekali masuk dunia pesantren.Intelektual muda keluaran Monash, Australia, ini amat tertarik pada kehidupan orang kevil. Itulah yang membuat dia pernah bekerja di Christian Children`s Fund tahun 1978-1979; dan sampai tahun 1993 bekerja pada Divisi Komunikasi Yayasan Indonesia Sejahtera, sebuah LSM di Jakarta. [selengkapnya]




Buku Sejenis Lainnya:
oleh Elsa Osorio
Rp 72.500
Rp 58.000
THE INTERNATIONAL BESTSELLER PEMENANG PENGHARGAAN AMNESTY INTERNATIONAL UNTUK KATEGORI FIKSI ”Buku ini ditulis untuk melawan pelupaan, sebuah ...  [selengkapnya]
oleh A.A. Navis
Rp 25.000
Rp 21.250
Dalam cerpen "Robohnya Surau Kami", berdialoglah Tuhan dengan Haji Saleh, seorang warga negara Indonesia yang selama hidupnya hanya beribadah dan ...  [selengkapnya]
oleh Edward P. Jones
Rp 79.900
Rp 63.920
Mengambil latar belakang di sebuah kota kecil di Virginia pada akhir abad kesembilan belas, tak lama sebelum pecah Perang Saudara di AS, cerita ...  [selengkapnya]
oleh Azhari, Dorothea Rosa Herliany, FX Rudy Gunawan, Linda Cristanty,Radhar Panca Dahana, Ratna Indraswari Ibrahim, Seno Gumira Ajidarma, Yanusa Nugroho
Rp 21.000
Rp 17.850
Anjing-anjing buduk! Turis-turis tidak tahu yang ingin menikmati penderitaan orang lain! Selamat datang dan silahkan turun! Turis-turis itu ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement