|
|
Sinopsis Buku: Sebetulnya, anggapan bahwa peribahasa itu sesuatu yang kuno bisa dibantah. Hampir dalam setiap acara yang dibawakannya, Nuim Hayat, seorang penyiar radio yang sudah sangat senior, mengutip bermacam-macam peribahasa. Tentu saja peribahasa yang diucapkannya disesuaikan dengan materi acara yang dibawakannya (yang umumnya berupa pandangan terhadap aneka kejadian di dunia). Di mulutnya, peribahasa-peribahasa itu terasa enak didengar dan kontekstual dengan fakta yang sedang dibeberkannya. Bahkan, sanggup menjelaskan hal-hal yang rumit.
Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!
Buku Sejenis Lainnya:
2700 Peribahasa Indonesia plus Pantun oleh Ajen Dianawati Negara Indonesia terdiri dari berbagai suku yang masing-masing memiliki bahasa dan kebudayaan tersendiri. Salah satu bagian dari kebudayaan ialah ... [selengkapnya] | oleh Dr.R. Kunjana Rahardi, M.Hum.
Rp 19.900 Rp 16.915 Bahasa harus kaya agar bermartabat. Kaya dalam hal perbendaharaan kata, idiom, ragam serta inovasinya. Nah, ternyata Bahasa Indonesia pun kaya akan ... [selengkapnya] | oleh Lunandi, Ag & Craig Spiel
Rp 17.000 Rp 14.450 Keakraban dengan penduduk dan budaya setempat akan lebih terbentuk saat wisatawan asing menguasai bahasa setempat. Penggunaan bahasa Indonesia oleh ... [selengkapnya] | oleh Jos Daniel Parera
Rp 32.500 Rp 27.625 Salah satu cabang linguistik yang perlu dikuasai oleh para calon ahli bahasa ialah morfologi. Morfologi adalah ilmu tentang morfem (satuan bentuk ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku sejenis »
 Advertisement
|
|