Cari berdasarkan:



NU Studies
 








NU Studies   
oleh: Ahmad Baso
> Religius » Islam » General

List Price :   Rp 170.000
Your Price :    Rp 127.500 (25% OFF)
Dikirimkan dalam 5 sampai 7 hari
 
Penerbit :    Erlangga
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    9797814866
ISBN-13 :    9789797814861
Tgl Penerbitan :    2010-06-20
Bahasa :    Indonesia
 
Ukuran :    150x230x0 mm
Berat :    676 gram
Sinopsis Buku:
Buku ini memperkenalkan satu terobosan baru dalam pemikiran Islam di Indonesia. NU Studies, demikian terobosan itu disebut, merupakan himpunan tradisi, pencerahan dan kritisisme, yang berakar dalam khazanah kognitif dan praksis mayoritas umat beragama di Nusantara. Sebagai sebuah metodologi, NU Studies adalah perpaduan hibrid antara tradisi Aswaja, praksis kebangsaan dan keindonesiaan, dan kritik Poskolonial.

NU Studies hadir dalam konteks kampanye “perang melawan terorisme”, “benturan peradaban”, dan “perang ide-ide” (war of ideas) yang dilancarkan Imperium AS, di satu pihak, dan dalam konteks “al-ghazw al-fikri” (invasi pemikiran) yang diusung kelompok gerakan Islam kanan di pihak lain. Muncul tarik-menarik di antara kedua kutub ini, antara menjadi moderat-liberal atau menjadi Islami (plesetan dari “fundamentalisme” dan “radikalisme”). Di sini agama menjadi lahan eksploitasi dan komodifikasi.

Kedua kutub tersebut sama-sama menampilkan penyeragaman cara berpikir, yang menyempal dari tradisi beragama dan kultural bangsa Indonesia. Satu kutub berkiblat ke pusat neo-liberal di AS; sementara kutub lainnya berkiblat ke Saudi Arabia. Yang pertama berbicara tentang liberalisasi Islam, dengan menggerus potensi kritis Islam sebagai agama populisme dan pembebasan. Sementara yang terakhir berbicara tentang pemurnian agama dan puritanisasi tatanan sosial-politik Indonesia, dengan mengabaikan kenyataan bahwa “kita adalah orang Indonesia yang beragama Islam”, dan bukan “orang Islam yang tinggal di Indonesia”.

Dalam konteks komodifikasi dan penyeragaman seperti inilah, NU Studies hadir. Ia muncul untuk membuka wawasan Anda, dengan berbagai pilihan dan perspektif. Ia berusaha keluar dari “dogma” dikotomi-Manichean yang dipaksakan oleh wacana imperial “Benturan Peradaban”. Ia hadir mengkomunikasikan warna-warni kehidupan dalam memandang agama, realitas politik, ekonomi, dan kebangsaan. Ia membuka ruang dialog dan diskursus rasional, dan bukan fundamentalisme, teriakan, atau ancaman.

Ahmad Baso, penulis buku Civil Society versus Masyarakat Madani (Pustaka Hidayah, 1999), Post-Tradisionalisme Islam (LKiS, 2000), Plesetan Lokalitas: Politik Pribumisasi Islam (Desantara, 2002), dan Islam Pasca-Kolonial: Perselingkuhan Agama, Kolonialisme dan Liberalisme (MIZAN, 2005).




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Gayatri Ida Susanti
Rp 55.000
Rp 46.750
  [selengkapnya]
oleh Ustadz Ahmad zahrudin M. Nafis
Rp 38.000
Rp 32.300
  [selengkapnya]
oleh Haidar Musyaffa Khairullah
Rp 35.000
Rp 29.750

"Sebaik-baiknya pelajaran bagi orang yang beriman adalah kematian. Kedatangannya tiba-tiba dan mengejutkan. Oleh sebab itu sebaik-baik ...  [selengkapnya]

oleh Rahman Patiwi
Rp 49.000
Rp 41.650
Dalam hidup ini, Anda pasti pernah mengalami perasaan yang mengatakan, " Kamu bukan siapa - siapa!" atau bahkan dikata-katai orang, " ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement