|
|
 |
Bush Hitler - Algojo Paling Mematikan Di Abad Modern
oleh: Rahmad Widada > Politik & Hukum » Sosial & Politik
| List Price : | Rp 27.500 |
|
Your Price : |
Rp 23.375 (15% OFF)
|
| |
| Penerbit : |
Bentang Pustaka |
| Edisi : | Soft Cover |
| ISBN : | 978-979-1227-16-2 |
| Tgl Penerbitan : | Oktober 2007 |
| Bahasa : | Indonesia |
| |
| Halaman : | 200 |
| Ukuran : | 11,5 x 17,5 cm |
|
Sinopsis Buku: Personifikasi Hitler pada diri pemimpin yang tidak disukai Amerika selalu menarik untuk diperhatikan. Ketika pecah perang teluk, Saddam menjadi bulan-bulanan media yang menganggapnya Hitler versi timur tengah. Kemudian, cap Hitler pun sempat mampir pada Presidan Iran, Mahmoud Ahmadinejad, karena meragukan orisinalitas data tentang holocaust.
Ironisnya, dalam konteks invasi terhadap Irak, cap buruk Hitler itu justru berbalik kepada Bush Jr. sendiri, yang sebagian besar dilakukan oleh orang Amerika melalui internet. Gelagat menyamakan Bush dan Hitler ini mungkin bukan sekadar main-main jika penulis memiliki data akurat tentang setiap transaksi bisnis kotor yang pernah dijalankan keluarga Bush semasa pecah perang dunia II. Inilah buku yang mengupas tuntas kelihaian keluarga Bush memperalat orang-orang di sekitarnya untuk kemudian maju menjadi pemimpin sebuang bangsa digdaya bernama Amerika.
Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!
Buku Sejenis Lainnya:
oleh Sindhunata, GP, SJ (Editor)
Rp 60.000 Rp 51.000 Pernyataansikap para intelektual yang secara kritis menyuarakan keprihatinannya berhadapan dengan situasi saat ini, memberikan sumbangan pemikiran ... [selengkapnya] | oleh Abu Fida Abdur Rafi
Rp 33.500 Rp 28.475 [selengkapnya] | oleh Ali Alatas
Rp 170.000 Rp 144.500 Selama lebih dari satu dekade sebagai diplomat terkemuka di Indonesia, Ali Alatas dalam berbagai pidatonya menyinggung dan menggali banyak isu: ... [selengkapnya] | Ternyata Hanya Angin? oleh Rudy S. Pontoh
Rp 58.000 Rp 49.300 "Yang saya soroti dari buku ini adalah janji SBY untuk membangun demokrasi melalui kebijakan antidiskriminasi. Akan tetapi, di masa SBY, kebijakan ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku sejenis »
 Advertisement
|
|