Cari berdasarkan:



Rumah Lebah: Rahasia di Balik Wajah-Wajah Asing








Rumah Lebah: Rahasia di Balik Wajah-Wajah Asing 
oleh: Ruwi Meita
> Fiksi » Drama

List Price :   Rp 33.000
Your Price :    Rp 28.050 (15% OFF)
 
Penerbit :    Gagas Media
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    979-780-228-0
Tgl Penerbitan :    April 2008
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    296
Ukuran :    13 x 19 cm
Sinopsis Buku:
Tak ada yang pernah tahu kapan biji tanaman jarak pecah karena dia selalu mengelabui. Jadi, saat mimpi buruk bercerita tentang pembunuhan yang terjadi atas dirimu, anggaplah sebagai gladi kotor kematianmu. Karena kematian memang selalu mengelabui dan datang tiba-tiba.
Bersiap-siaplah selalu...

Mala tahu ini bukan sebuah mimpi buruk. Bukan halusinasi sebagaimana yang dipikirkan Nawai. Ini kenyataan. Ada enam orang asing yang hidup dan bernapas di rumah lebah. Mata telanjang milik gadis cilik genius berjiwa ganjil itu melihat semuanya. Melihat apa yang tak diketahui dan tak dilihat orang. Tidak juga Nawai.

Atau tepatnya, tak boleh ada seorang pun mengetahui itu semua. Sebab, itu justru akan menjadi gladi kotor kematian bagi sang ratu lebah. Sosok yang seharusnya tak boleh diganggu keberadaannya.




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Ratna Sarumpaet
Rp 50.000
Rp 40.000
Alia adalah perempuan muda puteri sang Wali Negeri. Dengan sepengetahuan pamannya, Panglima Rayeuk, ia diculik, disekap, diperkosa. Tapi Alia menolak ...  [selengkapnya]
oleh Moammar Emka
Rp 27.500
Rp 23.375
~ Hanya ada 5 pilihan yang akan membuat hidup David berawal atau malah berakhir di ujung kematian 1. Lebih baik dia menunggu Mega daripada harus ...  [selengkapnya]
oleh Nora Roberts
Rp 72.500
Rp 61.625
Selama berbulan-bulan, Reece Gilmore hidup tanpa rencana. Ia hanya mengarahkan Chevy Cavalier-nya mengikuti pertanda. Penunjuk arah angin yang ...  [selengkapnya]
oleh Agnes Jessica
Rp 34.500
Rp 29.325
Kau mau bertaruh?Tentu saja. Sebutkan apa taruhannya!Alex memandang Inez dengan tatapan menilai, lalu berpikir-pikir sebelum akhirnya berbicara, Kau ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement