Cari berdasarkan:



Menyinari Relung-Relung Ruhani








Menyinari Relung-Relung Ruhani   
oleh: Cecep Ramli B.A.
> Psikologi » Umum & Dewasa
> Religius » Islam » Tasawuf

List Price :   Rp 25.000
Your Price :    Rp 21.250 (15% OFF)
 
Penerbit :    IIMAN
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    979-96667-3-2
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    216 hlm
Sinopsis Buku:
Ada banyak relung ruhani dalam diri kita: akal, jiwa, hati, ruh, sirr (rahasia) dan seterusnya. Namun, tak jarang relung-relung itu dipahami secara simpang siur. Misalnya, ada orang yang menyamakan ruh dengan jiwa, jiwa dengan hati dan sebagainya. Atau kalaupun tidak menyamakannya, mereka kesulitan untuk membedakan relung-relung tersebut berikut fungsi-fungsi kecerdasan (kesadaran)-nya.

Dalam tasawuf, relung-relung tersebut disebut lathaif, yakni dimensi-dimensi lembut atau halus dalam tubuh kita yang menandai proses-proses psikologis-spiritual. Relung-relung itu dipetakan secara bertingkat-tingkat di mana setiap relung (lathifah) memiliki fungsi kecerdasannya sendiri. Para sufi telah mengembangkan teknik-teknik memaksimalkan kecerdasannya agar pada akhirnya mencapai ''puncak kecerdasan''. Dalam perkembangan psikologi mutakhir, relung-relung itu pun rupanya mulai ''terdeteksi'' secara empiris. Misalnya, dengan memakai mesin-mesin para psikolog transpersonal telah mulai mempelajari eksistensi ruh. Bahkan, para pakar neuro-psikolog telah menemukan semacam God spot atau ''titik Tuhan'' berupa bagian otak tertentu (lobus temporal) yang menghubungkan kita dengan pengalaman-pengalaman spiritual. Belum lagi dengan ''ditemukannya'' emotional intelligence (EQ) oleh Daniel Goleman, moral intelligence oleh Robert Coles, dan terakhir spiritual intelligence (SQ) yang oleh Danah Zohar dan Ian Marshall disebut-sebut sebagai puncak kecerdasan -- berikut teknik-teknik yang dikembangkan mereka untuk memaksimalkan berbagai kecerdasan tersebut.

Buku ini berupaya mensinergikan tasawuf dengan psikologi. Dalam bagian pertama, ia menguak dan memetakan relung-relung ruhani dengan sepenuhnya memakai kaca mata sufi. Sedangkan dalam badian kedua, ia menyajikan berbagai manfaat praktis dari penguakan tersebut -- untuk meraih kesejahteraan dan kebahagiaan hidup yang sejati -- dengan memakan kaca mata sufi sekaligus psikologi modern. Dalam bagian kedua inilah kita lebih bisa melihat adanya semacam silang kontribusi antara tasawuf dan psikologi.




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Alia Yumadiawati
Rp 28.000
Rp 23.800
Diary ? Idih, kuno banget… Mendingan ke mall, hang out bareng temen, chatting sambil ketawa-ketiwi, atau jalin pershabatan ala friendster, apa kek, ...  [selengkapnya]
Teori Kepribadian dan Terapi Psikoanalitik
oleh Semiun, Yustinus, Drs, OFM
Rp 80.000
Rp 68.000
Buku ini menguraikan tentang teori kepribadian dan terapi psikoanalitik dari seorang tokoh psikologi kenamaan Sigmund Freud. Menjadi pegangan bagi ...  [selengkapnya]
oleh James W. Pennebaker
Rp 39.500
Rp 33.575
Pepatah ''diam itu emas'' tampaknya bukan lagi kata-kata bijak. Dalam kondisi stres, mencurahkan isi hati secara terbuka ternyata dapat meringankan ...  [selengkapnya]
Menciptakan Kebahagiaan dengan Psikologi Positif
oleh Martin E.P. Seligman
Rp 84.500
Rp 71.825
Selama ini, pandangan yang dominan menganggap kebahagiaan adalah kondisi yang sangat personal, dan karenanya, sangat subjektif. Bila ini benar, jelas ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement