Cari berdasarkan:



Misi Musik - Menyembah atau menghujat Allah?








Misi Musik - Menyembah atau menghujat Allah?   
oleh: Winardo Saragih
> Religius » Kristen » General

List Price :   Rp 28.000
Your Price :    Rp 23.800 (15% OFF)
 
Penerbit :    Penerbit Andi
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    979-763-952-5
Tgl Penerbitan :    2008
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    149 HLM
Ukuran :    16x23 cm
Sinopsis Buku:
Dunia tanpa musik? Apa jadinya? Sungguh tak terbayangkan! Karenanya, Dia menciptakan musik. Allah suka sekali musik. Tidak menduga ya, kalau musik itu berasal dari Tempat Yang Mahatinggi, surga?.

Allah bersemayam di atas pujian. Itulah sebabnya, Dia mengaruniakan talenta khusus kepada Lucifer bermain musik untuk memimpin malaikat menyembah-Nya. Namun sayang, si ahli musik itu menyalahgunakan talentanya. Ia menginginkan pujian-pujian yang mempunyai kekuatan luar biasa itu ditujukan padanya. Allah pun murka, hingga Iblis bersama anak buahnya dihalau dari surga.

Sesuai kemajuan zaman, musik pun berkembang pesat. Jenis dan bentuknya pun semakin kreatif. Dari aliran lembut, seperti musik klasik, sampai yang sangat keras, musik rock. Sekarang Iblis banting tulang penuh tipu muslihat, menggerogoti jiwa manusia melalui musik untuk dijadikan antek-anteknya. Dengan lihainya Iblis menunggangi berbagai jenis aliran musik tersebut. Di antara aliran musik, musik rocklah yang paling dicap sebagai musik setan.

Dalam bukunya, Winnardo mengupas secara gamblang berbagai aliran musik dan perkembangannya, band-band yang bermunculan dengan simbol-simbol satanik yang dipakai seperti Marilyn Manson, Black Sabbath, Sepultura, Metallica, dan sebagainya. Juga membahas cara gencar Iblis melancarkan serangan, dengan backward masking, tema pesan pada lirik, cover, dan video klip .

Bagaimana kalau kita pakai saja musik dan keahlian Lucifer untuk memuji dan menyembah Tuhan? Kalau bidang kerjanya kita kuasai, si Iblis jahanam itu pasti kehilangan langkah dan kecewa berat. Allah berdiri di atas keberagaman. Puji dan sembahlah Allah melalui musik yang beraneka warna dan aliran. Mengembalikan musik ke asalnya, itulah yang dilakukan para penyembah sejati yang berkenan di hati Allah, seperti Darlene Zschech, Brian Welch, Petra Band, dan Sonicflood. Anda mau? .




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Pdt. Drs. Welly Pandensolang, M.Div., Th.M.
Rp 32.000
Rp 27.200
Akhir zaman selalu merupakan bahan spekulasi yang ramai dibicarakan oleh kalangan orang percaya. Banyak orang terjebak dan mengatakan, "Akhir zaman ...  [selengkapnya]
oleh Charles R. Swindoll
Rp 75.000
Rp 63.750
Seorang yang memiliki iman yang luar biasa besar dalam menghadapi tragedy yang bertubi-tubi.AYUB, sebuah pelajaran dalam tragedy yang menyedihkan, ...  [selengkapnya]
oleh Rubin Adi Abraham
Rp 21.500
Rp 18.275
Kita hidup di dunia yang penuh dengan tantangan dan goncangan. Ada berbagai masalah mengepung hidup kita. Entah di bidang politik, ekonomi, sosial ...  [selengkapnya]
oleh Steven Teo
Rp 18.500
Rp 15.725
Jack Hayford, penulis kristen terkenal, perne menyatakan bahwa dalam kekristenan topik berbahasa roh lebih memancing ras ingin tahu, perhatian, ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement