|
|
Sinopsis Buku: Pada suatu waktu entah kapan, seorang lelaki tua pencari rotan bertemu dengan seorang perempuan di tengah hutan. Perempuan muda berkulit halus, wajahnya terang bagai bercahaya, akan tetapi matanya buta. Perempuan itu tersenyum, menyentuhnya, dan bertanya, "PAk Tua, ceritakanlah padaku tentang warna." "Ia buta... ya, memang buta, tapi seolah mampu melihat apa pun. Ia bisa mengira umurku dan memanggil 'Pak Tua' hanya dari helaan napas dan langkahmu."."Tapi ia menanyakan warna." "Ia buka, kataku! Persoalan terbesar bagi seorang buta bukanlah memang adalah warna?"."Bagaimana Bapak lantas menerangkannya?". "Tidak bisa! Aku... tidak dapat mengatakan apa-apa." Wajah si Tua tiba-tiba mengerut. Ia tampak seperti sedih. Seperti menyesal. "Kita tak pernah berpikir, atau menganggap penting, hal-hal yang dapat dengan langsung bisa kita lihat." Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh si perempuan buta membuat orang-orang merasa bodoh dan dungu. Mereka tiba-tiba merasa bagai menjelma jadi buta, lebih dari perempuan itu sendiri. Mereka merasa sia-sia memiliki mata. Mereka... merasa malu.
Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!
Buku Lainnya oleh Gus tf Sakai:
 | Rp 25.000 Rp 21.250 Di sebuah kampung di tanah air, merantau adalah keharusan bagi seorang laki-laki dewasa. "Pergilah merantau, Nak." adalah kalimat yang lazim ... [selengkapnya] |  | Rp 27.500 Rp 23.375 [selengkapnya] |  | Rp 20.000 Rp 17.000 Bu, bila telah melangkah ke relung paling dalam dari seorang perempuan, aku selalu membayangkan bahwa relung yang kutapaki itu adalah juga relungmu. ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku yang dikarang oleh Gus tf Sakai »
| Tentang Pengarang:
 Gus tf Sakai, lahir pada tanggal 13 Agustus 1965 di Payakumbuh Sumatera Barat. Ia menamatkan studinya di Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang. Mulai menulis prosa pada usia 13 tahun sejak sebuah cerpennya memenangkan hadiah pertama pada sebuah lomba penulisan cerpen. Hingga sekarang ia telah menyelesaikan 2 novel, 7 novelet, dan 18 cerpennya memperoleh penghargaan yang diselenggarakan oleh berbagai media seperti majalah Anita, Femina, Gadis, Hai, Kartini, Matra dan harian Kompas. Dua bukunya yang diterbitkan oleh Gramedia berjudul Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta (1999) dan Tiga Cinta, ibu (2002) [ selengkapnya]
|
Buku Sejenis Lainnya:
oleh Yoli Hemdi
Rp 24.000 Rp 20.400 Pernah denger cerita-cerita cinta? Tentu pernah, dong! Karena cerita cinta emang nggak pernah kering ditelan masa dan nggak pernah usang ditelan ... [selengkapnya] | oleh F.X. Toole
Rp 48.500 Rp 41.225 Kisah seorang Cut Man di dunia tinju. Anda tidak perlu menyukai tinju untuk menikmati buku ini. Cerpen tinju terbaik yang pernah di tulis. [selengkapnya] | oleh Suryatini N.Ganie
Rp 35.000 Rp 29.750 Dikisahkan, dalam sebuah perjalanan ke Rembang, seorang gadis bertemu dengan perempuan bersanggul kecil dan memiliki sorot mata yang tajam. Ia ... [selengkapnya] | oleh Sobron Aidit
Rp 20.000 Rp 17.000 Sobron Aidit menulis tentang bermacam-macam karakter anggota PKI dalam kehidupan sehari-hari. Ada cerita tentang dokter lulusan luar negeri yang ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku sejenis »
 Advertisement
|
|