Cari berdasarkan:



Mengukur Kesejahteraan
 








Mengukur Kesejahteraan 
oleh: Joseph Stiglitz, Amartya Sen, Jean-Paul Fitoussi
> Politik & Hukum » Kebangsaan
> Politik & Hukum » Sosial & Politik

List Price :   Rp 44.000
Your Price :    Rp 37.400 (15% OFF)
 
Penerbit :    Marjin Kiri (Nalar)
Edisi :    Soft Cover
ISBN-13 :    9789791260091
Tgl Penerbitan :    2011-04-06
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    180
Ukuran :    140x200x0 mm
Berat :    184 gram
Sinopsis Buku:
Anak judul buku ini: Mengapa Produk Domestik Bruto bukan tolok ukur yang tepat untuk menilai kemajuan? Jawaban terhadap pertanyaan yang sangat krusial ini dilakukan oleh tiga ekonom kelas “Nobel” yang juga anggota Komisi Pengukuran Kinerja Ekonomi dan Kemajuan Sosial. Alat ukur Produk Domestik Bruto (PDB) memang bermasalah. Pemerintah Indonesia yang menggunakan indikator ekonomi keluar Badan Pusat Statistik, dinilai “berbohong” oleh sekelompok intelektual/ulama. Problem pokoknya adalah kesenjangan antara besaran angka yang dipakai BPS dengan realitas sehari-hari yang dialami masyarakat. Buku yang awalnya merupakan laporan kerja ini mengkaji alternatif-alternatif PDB.




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Uken Junaedi, S.E.Ak
Rp 60.000
Rp 39.000
Kita telah sama-sama mengetahui bahwa Pancasila adalah dasar negera kita, Indonesia. Setiap negara pasti memiliki Dasar Negaranya sendiri dan akan ...  [selengkapnya]
Sebuah Kritik terhadap Buku "Robohnya NKRI Kami" serta Solusi untuk Kebahagian Diri dan Kemakmuran Bangsa
oleh Choromaster
Rp 28.000
Rp 23.800
Negara Kesatuan Rebublik Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari ratusan juta jiwa penduduk dan belasan ribu pulau yang terbesar di sabuk ...  [selengkapnya]
oleh Kompasiana
Rp 49.000
Rp 41.650
"Indonesia tidak bisa dikatakan Indonesia jika hanya dilihat dan dinilai dengan cara yang sepenggal-sepenggal. ...  [selengkapnya]
oleh Kolumnis & Wartawan Kompas
Rp 49.000
Rp 41.650

Buku ini berisi kumpulan esai tentang makna kemerdekaan dan Pancasila yang terlupakan, yang dimuat di harian Kompas dalam rangka peringatan ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement