Cari berdasarkan:



Orang Batak Naik Haji








Orang Batak Naik Haji 
oleh: Baharuddin Aritonang
> Religius » Islam » General

List Price :   Rp 30.000
Your Price :    Rp 25.500 (15% OFF)
 
Penerbit :    Kepustakaan Populer Gramedia
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    9799023866
Tgl Penerbitan :    2006
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    237
Ukuran :    14 x 21 cm
Berat :    260 gram
Sinopsis Buku:
Apa yang aneh jika orang Batak naik haji, sehingga harus diangkat dalam buku ini? Berbeda dari umumnya orang Jawa yang senang pada dunia kebatinan yang bersifat esoterik, di mana ibadah haji didekati dengan olah rasa, mistis, orang Batak pada umumnya lebih bersifat eksoterik: lugas, rasional, dan senang mempertanyakan apa saja secara kritis sekalipun dalam ibadah haji. [...]

Secara antropologis orang Batak memang dikenal lebih ekstrovert, tidak senang berbasa-basi, senang bercanda, dan rasional. Dalam buku ini pun Aritonang masih sempat berkelakar. Katanya, nama onta itu berasal dari Batak. Suatu ketika ada warga kampung Silalas, Medan, pergi haji.

Ketika pulang, orang-orang kampung ragu akan kepergiannya ke Makkah. "Apa tandanya kalau saudara sudah ke Tanah Suci?", tanya tetangga. "Saya bertemu binatang besar, bisa ditunggangi dan banyak sekali minum air," jawabnya. Lalu apa nama binatang itu? Dia menjawab, "Ontahlah," maksudnya "entahlah", tidak tahu nama binatang itu. Maka sejak itu orang Batak menamai binatang itu "onta". Jadi, siapa yang salah, apakah yang bertanya, apakah yang menjawab, atau percaya pada cerita itu, terserah pembaca. Tetapi itulah salah satu ciri orang Batak yang selalu ingin menciptakan suasana segar di mana pun. Prof Dr Komaruddin Hidayat




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
Ringkasan yang Ditulis Sendiri oleh sang Hujjatul Islam
oleh Al-Ghazali
Rp 94.500
Rp 80.325
Kitab Ihyâ’ ‘Ulûmuddîn merupakan kitab yang paling populer di antara kitab-kitab klasik-tradisional yang ada. Bahkan, hingga sekarang, kitab ini ...  [selengkapnya]
oleh Syafinuddin al Mandari
Rp 22.500
Rp 18.000
Syafinuddin al Mandari lahir di Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada tanggal 19 April 1973. Sejak menjadi mahasiswa ...  [selengkapnya]
oleh Kang Yadi
Rp 26.500
Rp 22.525
Dalam sholat ada cinta, cinta sesungguhnya. Cinta bukan hanya kepada kekasih, tapi kepada Yang Maha Kekasih. Andaikan sholat sebuah pesta, maka kita ...  [selengkapnya]
oleh Abdullah Hajjaj
Rp 68.500
Rp 58.225
Di antara istri-istri Nabi Muhammad Saw., Maria Al-Qibthiyah adalah sosok yang paling terlupakan dari memori umat Muslim. Padahal, dari buah cinta ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement