|
| 71. | 
| oleh Imam Al-Ghazali
*** Out of Print *** [selengkapnya]
|
|
| 72. | 
| oleh Markaz ar Risalah
Rp 34.500 Rp 27.600 Dalam Hadis dikatakan, Andai karakter itu (lemah lembut) ciptaan Allah yang dapat dilihat mata, niscaya tidak ada ciptaan yang lebih mulia darinya. Ya, lemah lembut memang indah dan memperindah. Ia ... [selengkapnya]
|
|
| 73. | 
| oleh Mustofa Bisri
Rp 36.000 Rp 30.600 Dalam tulisan berjudul “Hanya Bermodal Ingin” Gus Mus mengeluh soal NU, “Kenapa NU dari dulu kok hanya berperan seperti satpam saja?” Ketika Gus Dur mendengar keluhan tersebut, lantas menjawab dengan ... [selengkapnya]
|
|
| 74. | 
| Malas, Egoistis, Dikuasai Nafsu, Ambisius, Sempit Pikiran, Lemah Komitmen, Ceroboh oleh Dr. Sayyid Muhammad Nuh
Rp 29.500 Rp 25.075 Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hari yang ridha (puas) dan diridhai. Masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.
(QS Al-Fajr [89]: 27-30
Muslim ... [selengkapnya]
|
|
| 75. | 
| oleh Al Harits Al Muhasibi
Rp 19.900 Rp 15.920 ... menjelajah nafs sampai ujung, menapak makrifat sampai puncak,dan menghampar nasihat sampai tepi.... sebuah metode mengendalikan nafs, mereguk keindahanbermakrifat, dan membesut nikmat nasihat ... [selengkapnya]
|
|
| 76. | 
| oleh Ronny Astrada
Rp 39.500 Rp 33.575 Kebenaran dari Allah Swt. hanya dapat ditangkap oleh hati (qalb) yang bersih, hati yang selalu ingat kepada Allah. Apabila hati kita lalai dari mengingat Allah, kita akan sulit menangkap isyarat dan ... [selengkapnya]
|
|
| 77. | 
| oleh Syaikh Nadim Al-Jisr
Rp 53.000 Rp 45.050 [selengkapnya]
|
|
| 78. | 
| oleh Murtadha Muthahhari
*** Out of Print *** 'Irfan (atau lebih dikenal dengan istilah tasawuf) adalah satu di antara disiplin ilmu yang berasal dari bidang ilmu keislaman dan dikembangkan untuk mencapai tingkat tinggi dalam pengalaman duniawi. ... [selengkapnya]
|
|
| 79. | 
| oleh Ali ibn Muhammad ad-Dihami
Rp 18.000 Rp 15.300 [selengkapnya]
|
|
| 80. | 
| oleh Endang Mintarja
Rp 18.000 Rp 15.300 Tujuan dan manfaat yang besar dari menikah itu adalah demi menjaga kehormatan, kesucian, harga diri, dan juga demi menjaga ketenangan dan kedamaian atau sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah ... [selengkapnya]
|
|