| Soft Cover, 2022 | Rp. 69.000 | Rp. 55.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
| Soft Cover | Rp. 59.000 | Rp. 47.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover | Rp. 79.000 | Rp. 63.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Ipung sakit dan dua teman menjenguknya.
Ternyata mereka member jeruk. Ipung menghitungnya.
Tapi, saat dihitung ulang, jeruknya ada yang hilang.
Siapa yang mengambilnya?
Ipung is sick.
His two friends visit him and give him some oranges.
Then, Ipung count the oranges. But, as Ipung recounts the oranges, one is missing.
Who took it away?
">
Ipung sakit dan dua teman menjenguknya.
Ternyata mereka member jeruk. Ipung menghitungnya.
Tapi, saat dihitung ulang, jeruknya ada yang hilang.
Siapa yang mengambilnya?
Ipung is sick.
His two friends visit him and give him some oranges.
Then, Ipung count the oranges. But, as Ipung recounts the oranges, one is missing.
Who took it away?
">
Ipung sakit dan dua teman menjenguknya.
Ternyata mereka member jeruk. Ipung menghitungnya.
Tapi, saat dihitung ulang, jeruknya ada yang hilang.
Siapa yang mengambilnya?
Ipung is sick.
His two friends visit him and give him some oranges.
Then, Ipung count the oranges. But, as Ipung recounts the oranges, one is missing.
Who took it away?
">
Ipung sakit dan dua teman menjenguknya.
Ternyata mereka member jeruk. Ipung menghitungnya.
Tapi, saat dihitung ulang, jeruknya ada yang hilang.
Siapa yang mengambilnya?
Ipung is sick.
His two friends visit him and give him some oranges.
Then, Ipung count the oranges. But, as Ipung recounts the oranges, one is missing.
Who took it away?
">
Ipung sakit dan dua teman menjenguknya.
Ternyata mereka member jeruk. Ipung menghitungnya.
Tapi, saat dihitung ulang, jeruknya ada yang hilang.
Siapa yang mengambilnya?
Ipung is sick.
His two friends visit him and give him some oranges.
Then, Ipung count the oranges. But, as Ipung recounts the oranges, one is missing.
Who took it away?
">
Ipung sakit dan dua teman menjenguknya.
Ternyata mereka member jeruk. Ipung menghitungnya.
Tapi, saat dihitung ulang, jeruknya ada yang hilang.
Siapa yang mengambilnya?
Ipung is sick.
His two friends visit him and give him some oranges.
Then, Ipung count the oranges. But, as Ipung recounts the oranges, one is missing.
Who took it away?
">
Ipung sakit dan dua teman menjenguknya.
Ternyata mereka member jeruk. Ipung menghitungnya.
Tapi, saat dihitung ulang, jeruknya ada yang hilang.
Siapa yang mengambilnya?
Ipung is sick.
His two friends visit him and give him some oranges.
Then, Ipung count the oranges. But, as Ipung recounts the oranges, one is missing.
Who took it away?
">
Ipung sakit dan dua teman menjenguknya.
Ternyata mereka member jeruk. Ipung menghitungnya.
Tapi, saat dihitung ulang, jeruknya ada yang hilang.
Siapa yang mengambilnya?
Ipung is sick.
His two friends visit him and give him some oranges.
Then, Ipung count the oranges. But, as Ipung recounts the oranges, one is missing.
Who took it away?
...Tutu punya sepatu sama seperti punya Kak Pupu.
Kak Pupu memberitahu sepatu miliknya lebih besar.
Saat dua pasang sepatu bersama, Tutu bisa membandingkannya langsung.
Tapi saat hanya ada sepasang sepatu, Tutu bingung menentukan.
Kali ini kita belajar membandingkan bilangan, yuk!
Tutu has a pair of shoes which resemble Pupu’s.
Pupu tells him that Pupu’s shoes are bigger.
Tutu can compare two pairs of shoes, but when it’s only a pair of them, he gets confused.
Let’s learn how to compare numbers!
">
Tutu punya sepatu sama seperti punya Kak Pupu.
Kak Pupu memberitahu sepatu miliknya lebih besar.
Saat dua pasang sepatu bersama, Tutu bisa membandingkannya langsung.
Tapi saat hanya ada sepasang sepatu, Tutu bingung menentukan.
Kali ini kita belajar membandingkan bilangan, yuk!
Tutu has a pair of shoes which resemble Pupu’s.
Pupu tells him that Pupu’s shoes are bigger.
Tutu can compare two pairs of shoes, but when it’s only a pair of them, he gets confused.
Let’s learn how to compare numbers!
">
Tutu punya sepatu sama seperti punya Kak Pupu.
Kak Pupu memberitahu sepatu miliknya lebih besar.
Saat dua pasang sepatu bersama, Tutu bisa membandingkannya langsung.
Tapi saat hanya ada sepasang sepatu, Tutu bingung menentukan.
Kali ini kita belajar membandingkan bilangan, yuk!
Tutu has a pair of shoes which resemble Pupu’s.
Pupu tells him that Pupu’s shoes are bigger.
Tutu can compare two pairs of shoes, but when it’s only a pair of them, he gets confused.
Let’s learn how to compare numbers!
">
Tutu punya sepatu sama seperti punya Kak Pupu.
Kak Pupu memberitahu sepatu miliknya lebih besar.
Saat dua pasang sepatu bersama, Tutu bisa membandingkannya langsung.
Tapi saat hanya ada sepasang sepatu, Tutu bingung menentukan.
Kali ini kita belajar membandingkan bilangan, yuk!
Tutu has a pair of shoes which resemble Pupu’s.
Pupu tells him that Pupu’s shoes are bigger.
Tutu can compare two pairs of shoes, but when it’s only a pair of them, he gets confused.
Let’s learn how to compare numbers!
">
Tutu punya sepatu sama seperti punya Kak Pupu.
Kak Pupu memberitahu sepatu miliknya lebih besar.
Saat dua pasang sepatu bersama, Tutu bisa membandingkannya langsung.
Tapi saat hanya ada sepasang sepatu, Tutu bingung menentukan.
Kali ini kita belajar membandingkan bilangan, yuk!
Tutu has a pair of shoes which resemble Pupu’s.
Pupu tells him that Pupu’s shoes are bigger.
Tutu can compare two pairs of shoes, but when it’s only a pair of them, he gets confused.
Let’s learn how to compare numbers!
">
Tutu punya sepatu sama seperti punya Kak Pupu.
Kak Pupu memberitahu sepatu miliknya lebih besar.
Saat dua pasang sepatu bersama, Tutu bisa membandingkannya langsung.
Tapi saat hanya ada sepasang sepatu, Tutu bingung menentukan.
Kali ini kita belajar membandingkan bilangan, yuk!
Tutu has a pair of shoes which resemble Pupu’s.
Pupu tells him that Pupu’s shoes are bigger.
Tutu can compare two pairs of shoes, but when it’s only a pair of them, he gets confused.
Let’s learn how to compare numbers!
">
Tutu punya sepatu sama seperti punya Kak Pupu.
Kak Pupu memberitahu sepatu miliknya lebih besar.
Saat dua pasang sepatu bersama, Tutu bisa membandingkannya langsung.
Tapi saat hanya ada sepasang sepatu, Tutu bingung menentukan.
Kali ini kita belajar membandingkan bilangan, yuk!
Tutu has a pair of shoes which resemble Pupu’s.
Pupu tells him that Pupu’s shoes are bigger.
Tutu can compare two pairs of shoes, but when it’s only a pair of them, he gets confused.
Let’s learn how to compare numbers!
">
Tutu punya sepatu sama seperti punya Kak Pupu.
Kak Pupu memberitahu sepatu miliknya lebih besar.
Saat dua pasang sepatu bersama, Tutu bisa membandingkannya langsung.
Tapi saat hanya ada sepasang sepatu, Tutu bingung menentukan.
Kali ini kita belajar membandingkan bilangan, yuk!
Tutu has a pair of shoes which resemble Pupu’s.
Pupu tells him that Pupu’s shoes are bigger.
Tutu can compare two pairs of shoes, but when it’s only a pair of them, he gets confused.
Let’s learn how to compare numbers!
...| Soft Cover, 2022 | Rp. 79.000 | Rp. 63.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover, 2020 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
| Soft Cover, Maret 2021 | Rp. 79.000 | Rp. 63.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover, 2021 | Rp. 79.000 | Rp. 63.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover, 2021 | Rp. 79.000 | Rp. 63.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover, Agustus 2021 | Rp. 79.000 | Rp. 63.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Board book, Agustus 2021 | Rp. 79.000 | Rp. 63.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Ia juga ingin punya teman baru.
Uh! Tutu merasa sulit berteman karena pemalu.
Jadi, bagaimana cara Tutu mendapatkan teman barunya, ya?
Yuk, ikuti ceritanya!
Tutu has just moved to a new place.
He wants to have a new friend.
Ugh! But it’s difficult for him, because he is very shy.
How would he get his new friend?
Let’s follow the story!
">
Ia juga ingin punya teman baru.
Uh! Tutu merasa sulit berteman karena pemalu.
Jadi, bagaimana cara Tutu mendapatkan teman barunya, ya?
Yuk, ikuti ceritanya!
Tutu has just moved to a new place.
He wants to have a new friend.
Ugh! But it’s difficult for him, because he is very shy.
How would he get his new friend?
Let’s follow the story!
">
Ia juga ingin punya teman baru.
Uh! Tutu merasa sulit berteman karena pemalu.
Jadi, bagaimana cara Tutu mendapatkan teman barunya, ya?
Yuk, ikuti ceritanya!
Tutu has just moved to a new place.
He wants to have a new friend.
Ugh! But it’s difficult for him, because he is very shy.
How would he get his new friend?
Let’s follow the story!
">
Ia juga ingin punya teman baru.
Uh! Tutu merasa sulit berteman karena pemalu.
Jadi, bagaimana cara Tutu mendapatkan teman barunya, ya?
Yuk, ikuti ceritanya!
Tutu has just moved to a new place.
He wants to have a new friend.
Ugh! But it’s difficult for him, because he is very shy.
How would he get his new friend?
Let’s follow the story!
...Niko sedih meninggalkan mainannya.
Ia harus masuk sekolah pagi ini.
Niko mengira tak bisa bersenang-senang lagi.
Tapi, benarkah perkiraan Niko?
Yuk, baca ceritanya!
Niko feels sad as he puts his toys aside.
He has to go to school this morning.
He worries he can’t have fun anymore.
But is it true?
Let’s follow the story!
">
Niko sedih meninggalkan mainannya.
Ia harus masuk sekolah pagi ini.
Niko mengira tak bisa bersenang-senang lagi.
Tapi, benarkah perkiraan Niko?
Yuk, baca ceritanya!
Niko feels sad as he puts his toys aside.
He has to go to school this morning.
He worries he can’t have fun anymore.
But is it true?
Let’s follow the story!
">
Niko sedih meninggalkan mainannya.
Ia harus masuk sekolah pagi ini.
Niko mengira tak bisa bersenang-senang lagi.
Tapi, benarkah perkiraan Niko?
Yuk, baca ceritanya!
Niko feels sad as he puts his toys aside.
He has to go to school this morning.
He worries he can’t have fun anymore.
But is it true?
Let’s follow the story!
">
Niko sedih meninggalkan mainannya.
Ia harus masuk sekolah pagi ini.
Niko mengira tak bisa bersenang-senang lagi.
Tapi, benarkah perkiraan Niko?
Yuk, baca ceritanya!
Niko feels sad as he puts his toys aside.
He has to go to school this morning.
He worries he can’t have fun anymore.
But is it true?
Let’s follow the story!
| Hard Cover, 2024 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||




Keranjang






