| Soft Cover, Juli 2025 | Rp. 89.000 | Rp. 71.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
4.
| Soft Cover, Maret 2024 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Bertahun tahun kulalui menungu hari ini tiba. Hari di mana kupikir segalanya akan membaik. Hari yang kuharapkan akan menjadikanmu sosok penuh jiwa dan kehangatan sebagaimana dahulu kala.
Kuingat betul bagaimana saban hari kuajak kau berkeliling, kuceritakan banyak hal yang kita lalui dahulu. Sesekali kau merespons dengan tawa, seolah kau ingat kejadian yang kumaksud. Kali lainnya kesedihan bergelayut di wajahmu, seolah apa yang kukisahkan membuatmu teringat akan kejadian lainnya. Namun, ...
5.
| Soft Cover, Juli 2021 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Sepotong kisah tentang kegagapan manusia di tengah zaman yang berubah cepat, yang tak memberi kesempatan setiap orang untuk diam dan mengenang, berhenti dan kembali ke belakang. Dari satu kerumunan ke kerumunan lainnya, dalam kebisingan dan keasingan, generasi zaman ini berbondong-bondong meninggalkan masa lalu menuju masa depan. Tapi di manakah masa depan itu? ...
6.
| Soft Cover, Juli 2022 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Setiap keluarga memiliki cerita. Cerita tentang kehidupan hari ini, cerita tentang masa lalu, cerita tentang harapan dan kekecewaan, cerita tentang luka dan cinta. Keluarga adalah inspirasi cerita yang tak ada habisnya. Menulis cerita keluarga juga menjadi cara untuk mengekalkan ingatan dan kenangan, nilai dan panduan, pada generasi selanjutnya. Menulis cerita keluarga, bagi sebagian orang, juga menjadi cara untuk menyembuhkan diri. Dengan bercerita, penerimaan dan kedamaian bisa mereka ...
7.
| Soft Cover, Mei 2021 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Marni, perempuan Jawa buta huruf yang masih memuja leluhur. Melalui sesajen dia menemukan dewa-dewanya, memanjatkan harapannya. Tak pernah dia mengenal Tuhan yang datang dari negeri nun jauh di sana. Dengan caranya sendiri dia mempertahankan hidup. Menukar keringat dengan sepeser demi sepeser uang. Adakah yang salah selama dia tidak mencuri, menipu, atau membunuh? Rahayu, anak Marni. Generasi baru yang dibentuk oleh sekolah dan berbagai kemudahan hidup. Pemeluk agama Tuhan yang taat. Penjunjung ...
8.
| Soft Cover, Juli 2021 | Rp. 72.000 | Rp. 57.600 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Ini adalah kisah dari masa depan, sekaligus kisah dari masa jutaan tahun yang lalu. Kali ini, Matara mengajakmu menjelajahi kemungkinan-kemungkinan tanpa batas, sebuah dunia yang dibangun oleh teknologi dan imajinasi. Mata dan Nyala Api Purba merupakan kisah penutup dari petualangan Mata, setelah Mata membawamu ke dunia para Melus, mengajakmu mengurai rahasia Pulau Gapi, dan mengarungi lautan luas bersama Bambulo, si manusia laut. Petualangan Mata berakhir. Sudah waktunya ia tumbuh dan memulai ...
9.
| Soft Cover, Mei 2019 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Kabar di media internasional tentang manusia-manusia yang bisa menyelam di laut tanpa alat membawa Matara dan ibunya ke kepulauan Sulawesi bagian tenggara. Di kepulauan yang menjadi rumah bagi manusia-manusia laut itu, Matara berjumpa dengan Bambulo, bocah Bajo yang sejak balita sudah berenang dan menyelam di laut, layaknya seekor ikan. Berawal dari rasa penasaran, dua bocah itu mengarungi lautan, hal yang sesungguhnya biasa dilakukan oleh orang Bajo. Namun lautan punya irama dan aturan yang ...
11.
| Soft Cover, Januari 2018 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Pesawat kecil kami mendarat di negeri antah-berantah. Saat pesawat itu mulai merendah, aku bisa melihat hamparan hijau yang tak terlalu lebat, juga tak benar-benar hijau. Hijau yang kering dan lesu, namun justru terlihat ramah dan tak menakutkan untukku.
Perjalanan ke salah satu wilayah terluar Indonesia mengantarkan Matara, gadis berusia dua belas tahun, pada petualangan menakjubkan yang belum pernah ia bayangkan. Dunia yang serbaganjil pun menjadi sebuah kenyataan baru untuknya. ...
12.
| Soft Cover, April 2010 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Marni, perempuan Jawa buta huruf yang masih memuja leluhur. Melalui sesajen dia menemukan dewa-dewanya, memanjatkan harapannya. Tak pernah dia mengenal Tuhan yang datang dari negeri nun jauh di sana. Dengan caranya sendiri dia mempertahankan hidup. Menukar keringat dengan sepeser demi sepeser uang. Adakah yang salah selama dia tidak mencuri, menipu, atau membunuh? Rahayu, anak Marni. Generasi baru yang dibentuk oleh sekolah dan berbagai kemudahan hidup. Pemeluk agama Tuhan yang taat. Penjunjung ...
13.
| Soft Cover, Mei 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Sepotong kisah tentang kegagapan manusia di tengah zaman yang berubah cepat, yang tak memberi kesempatan setiap orang untuk diam dan mengenang, berhenti dan kembali ke belakang.
Dari satu kerumunan ke kerumunan lainnya, dalam kebisingan dan keasingan, generasi zaman ini berbondong-bondong meninggalkan masa lalu menuju masa depan.
Tapi di manakah masa depan itu? ...
14.
| Soft Cover, Mei 2013 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Apakah kehendak bebas benar-benar ada? Apakah manusia bebas benar-benar ada? Okky Madasari mengemukakan pertanyaan-pertanyaan besar dari manusia dan kemanusiaan dalam novel ini.
Melalui dua tokoh utama, Sasana dan Jaka Wani, dihadirkan pergulatan manusia dalam mencari kebebasan dan melepaskan diri dari segala kungkungan. Mulai dari kungkungan tubuh dan pikiran, kungkungan tradisi dan keluarga, kungkungan norma dan agama, hingga dominasi ekonomi dan belenggu kekuasaan. ...
15.
| Soft Cover, Oktober 2015 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Apakah kehendak bebas benar-benar ada? Apakah manusia
bebas benar-benar ada?
Okky Madasari mengemukakan pertanyaan-pertanyaan besar
dari manusia dan kemanusiaan dalam novel ini.
Melalui dua tokoh utama, Sasana dan Jaka Wani, dihadirkan
pergulatan manusia dalam mencari kebebasan dan melepaskan
diri dari segala kungkungan. Mulai dari kungkungan tubuh dan
pikiran, kungkungan tradisi dan keluarga, kungkungan norma
dan agama, hingga dominasi ekonomi dan belenggu kekuasaan.
Okky ...
16.
| Soft Cover, Februari 2014 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
She has been accused of heresy since she was born. She has been considered deviant and must be excommunicated. On behalf of faith and love, her marriage is sacrificed. On behalf of God, she and her family were expelled, and their home was destroyed. It has been seven years now that Maryam and hundreds of others live in a refugee camp at a small and cramped government-owned building in Lombok, West Nusa Tenggara.
The story of Maryam is a sad tragedy within a country full of beauty. What they ...
17.
The Years of The Voiceless
Ket: Entrok Edisi Bahasa Inggris
| Soft Cover, Januari 2013 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Deskripsi in English
Marni is an illiterate Javanese woman who still practices ancestor worship. Through her offerings she finds her gods and puts forth her hopes. She knows nothing of the God brought in from that faraway land. Rahayu is Marni’s daughter, part of a new generation shaped by education and an easier life. She is a firm believer in God and in common sense. She stands against the ancestors, even against her own mother. To Marni, Rahayu is a soulless being. And to Rahayu, Marni is ...
18.
Maryam
Cover Revisi
| Soft Cover, November 2013 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Pemenang Khatulistiwa Literary Award 2012 Prosa Tentang mereka yang terusir karena iman di negeri yang penuh keindahan. Lombok, Januari 2011 Kami hanya ingin pulang. Ke rumah kami sendiri. Rumah yang kami beli dengan uang kami sendiri. Rumah yang berhasil kami miliki lagi dengan susah payah, setelah dulu pernah diusir dari kampung-kampung kami. Rumah itu masih ada di sana. Sebagian ada yang hancur. Bekas terbakar di mana-mana. Genteng dan tembok yang tak lagi utuh. Tapi tidak apa-apa. Kami mau ...
19.
| Soft Cover, Juli 2013 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
"Apa yang bisa dibanggakan dari pegawai rendahan di pengadilan? Gaji bulanan, baju seragam, atau uang pensiunan?Arimbi, juru ketik di pengadilan negeri, menjadi sumber kebanggaan bagi orangtua dan orang-orang di desanya. Generasi dari keluarga petani yang bisa menjadi pegawai negeri. Bekerja memakai seragam tiap hari, setiap bulan mendapat gaji, dan mendapat uang pensiun saat tua nanti.Arimbi juga menjadi tumpuan harapan, tempat banyak orang menitipkan pesan dan keinginan. Bagi mereka, tak ada ...
20.
| Soft Cover, Desember 2015 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
What’s the highlight of a low clerk at a court? Monthly salary, uniform, or retirement benefits?
Arimbi, a typist at a district court became the gem of pride for her parents and the people in her village. She was a farmer’s daughter who could become a public servant: working in uniforms every day, getting regular monthly salaries, and would rightfully own a retirement benefi t in her senior years one day. Arimbi also became their rock of hope. Many people passed on their messages and ...




Keranjang




