| Soft Cover, 2010 | Rp. 46.500 | Rp. 34.875 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
2.
3.
| Soft Cover, 2011 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Di perairan laut Indonesia terdapat berbagai spesies ikan bernilai ekonomi tinggi. Sekalipun Indonesia menjadi salah satu negara utama dalam produksi ikan laut, ke depan peningkatan produksi sulit ditingkatkan. Selama ini produksi ikan masih mengandalkan penangkapan di alam. Produksi ikan sekitar 6 juta ton dari kegiatan penangkapan sudah merupakan ”lampu kuning” sehingga tidak mungkin lagi ditingkatkan.
Karena itu, peningkatan produksi perikanan laut hanya dapat dilakukan ...
4.
| Soft Cover, April 2011 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Udang merupakan komoditas unggulan yang prospektif dimana Indonesia adalah salah satu produsen utama udang laut dunia. Selain pasar ekspor yang terbuka lebar, pasar udang di dalam negeri belum terpenuhi. Apalagi harga udang cukup tinggi dibandingkan komoditas budi daya lain. Spesies udang yang diproduksi melalui budi daya perairan, terutama di tambak adalah udang windu, udang putih, udang api-api, udang vanname, udang rostris, dan udang lambouh, spesies baru dari Aceh. Saat ini, induk dan benih ...
5.
| Soft Cover, Maret 2015 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Budi daya air tawar (freshwater aquaculture) di Indonesia telah berkembang cukup pesat dan relatif maju. Lahan untuk budi daya air tawar terdiri dari danau, sungai, waduk, situ, rawa-rawa, sawah, dan genangan air lainnya. Teknologi budi daya air juga terus berkembang, sehingga budi daya tawar tidak hanya bergantung pada potensi lahan konvensional yang ada, tetapi juga dapat memanfaatkan lahan-lahan yang selama ini dianggap tidak ideal untuk budi daya perairan. Penggunaan kolam terpal, drum, dan ...
6.
| Soft Cover, April 2012 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Ikan lele merupakan salah satu ikan ekonomis penting, khususnya dalam produksi budi daya air tawar di Indonesia. Ikan berkumis keluarga catfish ini menduduki urutan ketiga dalam produksi budi daya ikan air tawar, setelah ikan nila dan ikan mas. Lele memiliki banyak keunggulan, antara lain dapat hidup di berbagai lingkungan air tawar, tahan penyakit, dan memakan apa saja, sehingga mudah di budi dayakan dengan biaya produksi yang murah. Selain itu risiko mengalami kerugian karena kematian sangat ...
8.
9.
| Soft Cover, Maret 2010 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Ikan lele merupakan salah satu ikan ekonomis, khususnya dalam budi daya ikan air tawar di Indonesia. Ikan yang dulunya dicitrakan sebagai ikan yang hidup di lahan kotor dan tercemar, serta merupakan makanan masyarakat kelas bawah ini, kini menjadi komoditas komersial dan ”naik kelas” menjadi makanan untuk semua kalangan. Lele hidup dan segar sudah dipasarkan di beberapa pasar swalayan dan supermarket. Selama ini, usaha rumah makan, terutama usaha pecel lele yang paling banyak menyerap ...
10.
| Soft Cover, Oktober 2014 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Buku Budi Daya Belut Sawah dan Rawa di Kolam Intensif dan Drum ini sangat bermanfaat bagi para pemula yang ingin beternak belut atau para pemerhati yang menaruh minat pada belut. Dengan beternak belut, Anda tidak hanya dapat menikmati lezatnya belut, tapi lebih dari itu, Anda akan mendapatkan hoki yang menggiurkan. ...
11.
| Soft Cover, 2015 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Biota akuatik (air) umumnya merupakan bahan pangan bergizi tinggi. Manusia yang hidup di sekitar sungai, danau, dan laut selalu menangkap dan memungut berbagai biota akuatik untuk dikonsumsi, baik dalam keadaan mentah maupun dimasak. Bukan suatu kebetulan bila peradaban-peradaban besar tumbuh di daerah-daerah tepian sungai dan laut, seperti Sungai Nil, Gangga, Mekong, serta daerah pesisir pantai Yunani dan Italia. Dengan mengonsumsi biota akuatik, otak manusia berkembang sehingga manusia dapat ...
12.
| Soft Cover, 2011 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Potensi sumber daya perikanan laut Indonesia sangat besar. Terutama kegiatan perikanan tangkap tidak dapat diekspansi lagi, mengingat stok sumber daya perikanan tangkap telah dieksploitasi secara berlebihan dan kadang terhadang oleh pengaruh cuaca. Jumlah penduduk Indonesia yang besar merupakan potensi pasar bagi produksi budi daya perairan.
Akuakultur menjadi tulang punggung untuk produksi perikanan nasional di masa depan, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri maupun untuk ...
13.
14.
| Soft Cover, 2011 | Rp. 86.000 | Rp. 64.500 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Permintaan pasar terhadap belut memang tidak pernah sepi. Selain permintaan ekspor yang tinggi, kebutuhan pasar lokal akan belut juga terus meningkat. Sayangnya, permintaan tersebut tidak dibarengi dengan banyaknya produksi ikan licin ini. Banyak peternak belut yang sifatnya masih ‘coba-coba’ sehingga sering mengalami kegagalan.
Melalui buku ini, penulis membeberkan rahasia akuabisnis belut dan kiat pintar membudidayakan belut di berbagai wadah secara lengkap. Mulai dari ...
15.
| Soft Cover, 2014 | Rp. 61.500 | Rp. 46.125 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Baung (Hemibagrus nemurus/Mystus nemurus) yang juga dikenal sebagai baong, sengal, tenggah, niken, bato, kendinya, dan ikan duri, adalah salah satu ikan spesies asli (indigenous species) perairan umum atau air tawar di Indonesia yang telah dibudidayakan. Baung merupakan ikan air tawar bernilai ekonomi tinggi. Di Kalimantan dan Sumatra, harga ikan baung antara Rp20.000,00 - Rp40.000,00/kg di tingkat produsen (penangkap/pembudi daya). Sedangkan harga ikan baung asap mencapai Rp90.000,00 - ...
16.
| Soft Cover, Juli 2012 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Kakap putih (Lates calcalifer) adalah salah satu ikan primadona di Indonesia dan dunia. Kebutuhan kakap putih cukup tinggi dilihat dari harga kakap putih yang cukup tinggi. Saat ini harga kakap putih di tingkat produsen (nelayan dan pembudidaya) antara Rp. 20.000-40.000/kg. Harga kakap putih di rumah makan dan restoran sea food di kota-kota besar antara Rp. 70.000-120.000/ekor untuk ikan ukuran > 1 kg/ekor. Sementara harga kakap putih di pasar internasional sekitar US$ 20 atau Rp. ...
17.
18.
| Soft Cover, 2017 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Potensi produksi akuakultur atau budi daya perairan Indonesia diperkirakan mencapai 57,7 juta ton/tahun, yang terdiri dari budi daya laut atau marikultur (marine aquaculture) yang mempunyai potensi produksi tertinggi sebesar 47 juta ton/tahun, sedangkan budi daya tambak atau air payau (brackishwater aquaculture) dan budidaya air tawar (freshwater aquaculture) masing-masing sebesar 5 juta ton/tahun dan 5,7 juta ton/tahun.
Tahun 2016 produksi akuakultur Indonesia baru mencapai 19,4 juta ton. ...
19.
| Soft Cover, Juni 2012 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Akuakultur atau budi daya perairan sistem tambak di Indonesia telah lama berkembang. Saat ini diperkirakan luas tambak Indonesia mencapai sekitar 800.000 ha dari potensi sekitar 1 juta ha, yang digunakan untuk budi daya perikanan.
Namun sebagian tambak banyak ditelantarkan oleh pemiliknya karena adanya penurunan produktivitas. Karena itu, perlu diterapkan sistem budi daya yang baik dan tepat sesuai daya dukung lingkungan, serta perlu dilakukan diversifikasi komoditas untuk memutus rantai ...
20.
Marikultur
Prinsip dan Praktik Budi Daya Laut
| Soft Cover, 2011 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau sebanyak 17.508 pulau, garis pantai sepanjang 81.000 km, dan luas lautan 5,8 juta km (75 % dari total luas wilayah Indonesia). Dengan demikian, Indonesia adalah sebuah negara yang dikelilingi oleh air.
Sebagai negara bahari atau negara maritim, Indonesia memiliki potensi pembangunan (ekonomi) kelautan dan perikanan yang sangat besar dan beragam. Potensi perikanan budi daya laut atau marikultur dengan luas lahan mencapai ...




Keranjang




