Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Puisi & Sastra
Puisi


Format
Soft Cover (336)
Hard Cover (24)
Tanda Tangan (2)
Postcard (1)
Non TTD (1)

Hasil: 121 - 140 dari 361
GRIDLIST
121.
Soft Cover, November 2013
Stock tidak tersedia
Prolog Nonang Nonang: Budaya Batak Tak Boleh Mati! (Dr. Hinca IP Pandjaitan XIII SH MH ACCS) Suatu malam di tepi Danau Toba Menunggu masa akan bersua Kita akan di sana bersama Sada borngin di topi tao toba paima tingki laho jumpang asa rampak hita disi Suku bangsa Batak sejatinya adalah masyarakat bersastra. Sejak dulu semua prosesi dalam acara-acara adat dan berbagai kehidupan sosial lain selalu diungkapkan lewat umpasa-umpasa dan umpama, yang dalam pelajaran sastra modern ...
122.
Lelaki yang Dicintai Bidadari oleh Hasan Aspahani
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Ketika jarak tak perlu ditempuh. Ketika waktu tak perlu dihitung. Aku tergenang di samudera baru yang tak tersentuh apapun. Akulah lelaki yang dicintai bidadari. Kaukah bidadari itu?... ...
123.
Kebersahajaan Hidup di Tepian Halmahera
Finalis Esai Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2012
oleh Tulis Nusantara
Soft Cover, November 2013
Stock tidak tersedia
Kebersahajaan Hidup di Tepian Halmahera – Bayu Adi Persada Menjelajahi Kemanusiaan Orangutan di Tanjung Puting – Isman Hidayat Suryaman Keping-Keping Cinta Seorang Guru Bantu – Kamaliah A.Ma Abdi Budaya – Yuni Retnowati Borneo, Pulau dan Harta Karun yang Besar – Ira Zuraidah Tamara Anak-Anak Pulau Saponda, Tumbuh di Bawah Asuhan Alam – Widi Kurniawan Pecel: Sebuah Kekhasan, Sains, dan Cita Rasa – Jacob Julian Membeli Kenangan dari Sepotong Roti ...
124.
Kematian Kecil Kartosoewirjo (Puisi) oleh Triyanto Triwikromo
Soft Cover, Januari 2015
Stock tidak tersedia
Terdiri atas 52 puisi, buku yang dianggap sebagai sejarah liris ini mewartakan suara lain Kartosoewirjo Apakah aku samudra dan Kau hanyalah sungai kecil apakah aku tak terhingga dan Kau hanyalah ketiadaan apakah aku hukum dan Kau hanya hakim di luar peradilan apakah aku jawaban dan Kau hanya pertanyaan sepele sebelum ujian apakah aku cahaya dan Kau hanya gelap setelah hujan? ("Gusti, Apakah Kau Juga Kesepian") Aku akan menghitung bulu-bulu burung gelatik di pepohonan. Aku ...
125.
Soft Cover, Oktober 2014
Stock tidak tersedia
Sebagai bangsa Indonesia, sudah sepatutnya kita berbangga dengan kekayaan budaya negeri ini, terutama di bidang kesusastraan. Berbagai puisi, prosa, dan pantun telah tercipta sejak zaman dahulu. Para pujangga Indonesia, dengan tata bahasanya yang bagus, menciptakan beragam kesusastraan dengan nilai seni tinggi. Apa sajakah jenis puisi, prosa, dan pantun yang dihasil pujangga kita? Bagaimana pula perkembangan sastra di Indonesia? Ini dia buku yang akan menjawab pertanyaan tersebut. Bagi ...
126.
Di Setengahnya Adalah Kita oleh Azwina Aziz Miraza
Soft Cover Rp. 20.000 Rp. 15.000 (25% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Buku ini berisi puisi-puisi pilihan dari semua buku kumpulan puisi karya almarhumah Azwina Aziz Miraza, sejak pertama diterbitkan tahun 1980, Tango Kota Air, sampai Tuhan, Aku Sendirian (2008). Masa penciptaannya mencakup 32 tahun, sejak sajak pertama dibuat tahun 1976 ketika masih siswa SMP sampai 2008 ketika sudah menjadi ibu dari tiga orang anak. Antologi demikian ini merupakan impiannya semaca hidup. Puluhan puisi dalam buku ini menggambarkan perjalanan batinnya, pandangannya terhadap ...
127.
Senyawa oleh Andrei Aksana
Soft Cover, Januari 2015
Stock tidak tersedia
Jadilah kata-kata yang saling merekat, mempertemukan dan menghubungkan kalimat-kalimat, tanpa mempersoalkan arti, karena kelak di sanalah kautemukan alam baru, yang mempersatukan kau dan dia. Kau dan dia, melebur dalam keindahan, segalanya pun berpijar, terciptalah semua debar, degup, gemuruh, yang melenyapkan batas dan antara, hanya ada nyawa yang saling mencari dan merengkuh. Duka, bahagia, benci, cemburu, luka, tawa, bergulung sebagai kekuatan yang tak memisahkan. Dan karena cinta tak ...
128.
Kartini 2012
Antologi Puisi Perempuan Penyair Indonesia Terkini
Soft Cover, 2012
Stock tidak tersedia
Buku ini menghimpun 276 puisi yang ditulis oleh 69 perempuan penyair Indonesia terkini. Mereka adalah peyair yang masih menulis dan berkarya dalam lima sampai 10 tahun terakhir. Menarik melihat bagaimana mereka mempertanyakan relasi gender yang timpang dan mempromosikan terciptanya tatanan sosial yang lebih seimbang. ...
129.
Gitanyali oleh Rabindranath Tagore
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Pemenang Nobel, Rabindranath Tagore adalah salah satu penulis paling penting dalam abad ke-20 dalam kesusastraan India. Di antara pekerjaannya, "Gitanjali" dianggap sebagai salah satu prestasi terbesar, dan telah menjadi buku terlaris abadi sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1913. ...
130.
Rusa Berbulu Merah oleh Ahda Imran
Soft Cover, 2013
Stock tidak tersedia
Menyisipkan kembali mitologi, meresonansikan lagi suara-suara purba dan energi-energi primordial itulah yang dengan kuat menyeruak dalam sajak-sajak Ahda dalam kumpulan ini. Sajak-sajak mythopoesis yang mendenyarkan kelampauan dalam kekinian, keangkeran dalam kecerahan, keutuhan dalam keterputusan. Suatu meditasi ditengah puing-puing. Dia menampilkan kembali binatang-binatang mitis seperti ular dan rusa dan kalajengking, figur-figur adimanusia seperti Adam atau Isa atau Buddha atau membantun ...
131.
Doa Untuk Anak Cucu oleh W.S. Rendra
Soft Cover, April 2013
Stock tidak tersedia
Rendra, penyair legendaris negeri ini, telah lama berpulang. Namun, dia tidak sepenuhnya pergi. Ditinggalkannya alunan kata yang indah dan bertenaga bagi kita. Rendra bukan hanya seorang penyaji estetika. Dia turut menghadirkan realita di dalamnya. Perhatikanlah betapa puisi-puisinya selalu bicara tentang peristiwa di sekeliling kita. Tentang mulut-mulut yang terbungkam. Tentang orang-orang yang dirampas haknya. Tentang harapan mereka yang dilupakan. Namun, tak lupa pula dia membingkai rasa ...
132.
Ibu Nusantara, Ayah Semesta
Finalis Puisi Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2012
oleh Tulis Nusantara
Soft Cover, November 2013
Stock tidak tersedia
Ibu Nusantara, Ayah Semesta - Astri Apriyani Solitude - Muhammad Ibrahim Ilyas Kali Code - Kedung Darma Romansha Subuh di Tasikmalaya - Adita Widara Putra Tentang Musim di Kota Kupang -  Nadrah Chino Kampung Pelaut - Achmad Hamzah Fansuri Basar Narasi dari Pesisir - A'yat Khalili Ode untuk Dayang Sumbi - Armada Nurliansyah Tajin Madura - F. Rizal Alief Tanjung Setia - Fitri Yani ...
133.
Gugusan Mata Ibu oleh Raudal Tanjung Benua
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Rantau, sparring partner, silaturahmi, adalah tiga tradisi utama yang mewarnai perjalanan kepenyairan Raudal Tanjung Banua. Di sini ia mencoba merumuskan konsepsi personalnya tentang rantau sebagai jarak yang mendekatkan. Sesuatu yang semasa di kampung dianggap biasa, ketika diingat atau dikenang kembali, justru terasa baru. Tanda, lambang, dan nama-nama datang menggoda, membantunya mencipta idiom, metafora, dan gaya pengucapan; membuat perumpamaan, menghidupkan khazanah lama. Tradisi rantau ...
134.
Blues untuk Bonnie oleh Rendra
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Pada tahun 1967 Rendra pergi ke Amerika Serikat, dan hidup di kota New York. Dari sana datang puisinya yang matang dan memukau, yang terkumpul dalam Blues untuk Bonnie. Dalam sepucuk surat yang ditulisnya dari sana, bertanggal 29 Mei 1967, ia mengatakan, "Perubahan terjadi di dalam saya... adapun yang memberikan kesan pada kesadaran saya dewasa ini adalah ilmu pengetahuan. Saya merasa ini sebagai imbangan yang sehat untuk kesadaran mistik dan seni yang ada dalam diri saya." ...
135.
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Sajak-sajak Sepatu Tua terdiri dari dua kumpulan sajak, yaitu "Sajak-sajak Sepatu Tua" dan "Masmur Mawar" yang merupakan hasil periode yang paling subur dalam hidup kepenyairan Rendra. Sajak-sajak Sepatu Tua menggambarkan panorama dunia puisi Rendra yang unik dan selalu memikat perhatian. Sekitar tahun 1968 terjadi perubahan dalam perkembangan puisi baru, dan perubahan itu dapat dikaitkan dengan nama Rendra, penyair yang paling dikenal orang sesudah Chairil Anwar. - A. ...
136.
Bilang Begini, Maksudnya Begitu oleh Sapardi Djoko Damono
Soft Cover, Desember 2014
Stock tidak tersedia
Konon puisi adalah mahkota bahasa. Puisi adalah hasil yang dicapai jika seseorang mampu bermain-main dengan bahasanya. Apa yang ditulis penyair tidak serta-merta bisa diartikan secara harfiah. Gerimis bukan berarti hujan, dan bunga belum tentu berarti kembang. Kerap penyair bilang begini, tapi maksudnya begitu. Lalu bagaimana caranya bisa menikmati puisi dan menangkap pesan atau makna yang ingin disampaikan oleh penyair? Buku ini bukan buku teori sastra tetapi semacam ajakan dari Sapardi ...
137.
Syair-Syair Cinta
Kumpulan Karya-Karya Besar Khalil Gibran
oleh Khalil Gibran
Soft Cover, September 2011
Stock tidak tersedia
Bila Cinta Mendatangimu, Ikuti Dia. Walaupunjlannya Sulit Dan Terjal. Ketika Cinta Memahkotaimu, Ia Akan Menyalibmu ...
138.
Air Akar
Finalis Cerpen Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2012
oleh Tulis Nusantara
Soft Cover, November 2013
Stock tidak tersedia
Air Akar - Benny Arnas Untaian Salam dari Pulau Tak Berbentuk - Maria Jeanindya Wahyudi Bunga Kebun Tanjong - Muhammad Nasir Age Barongsai Merah Putih - Ade Sugeng Wiguno Arti Kematian Sedulur Sikep - Aisy Az Zahra Sepasang Kupu-Kupu Hitam Putih - Ari Keling Warisan (Cerita dari Dieng) - Ayu Gendis Penulis Biografi - Bode Riswandi Tandan Sawit - Nafi'ah Al-Ma'rab Protokol Karimata - Wiryawan Nalendra ...
139.
Baju Bulan
Seuntai Puisi Pilihan
oleh Joko Pinurbo
Soft Cover, Januari 2013
Stock tidak tersedia
Rindu seperti sajak sederhana yang tak ada matinya. (2003) Setelah punya rumah, apa cita-citamu? Kecil saja: ingin sampai rumah saat senja supaya saya dan senja sempat minum teh bersama di depan jendela. (2004) Dengan kata lain, kamu tak akan pernah bisa membayar gurumu. (2004) Menggigil adalah menghafal rute menuju ibukota tubuhmu. (2005) Berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kemiskinan kami. (2005) Tubuhku kenangan yang sedang menyembuhkan lukanya sendiri. ...
140.
Soft Cover, Mei 2010 Rp. 40.000 Rp. 30.000 (25% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Satu lagi kumpulan puisi yang berawal dari dunia maya, dan kali ini lebih khusus lagi: dari dunia Facebook, sebuah jejaring sosial dunia maya yang amat populer. Kesepuluh penyair itu adalah Adrian Kelana, Arther Panther Olii, Athan Wira Bangsa, Bagus Prana, Faris Al-Farisi, Geg Neka, Ira Ginda, Joezefhine Zejoe, Lina Kelana dan Windy Aurora. Umumnya mereka membuat puisi tentang keseharian mereka. ...