| Soft Cover, November 2017 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Di usia 18 tahun, Tan Tjan Hok alias Hari Darmawan hijrah dari Makassar ke Jakarta. Di ibu kota, lelaki kelahiran 27 Mei 1940 itu biasa turut bersama berbagai komponen masyarakat hadir di lapangan Ikada, menyimak pidato Bung Karno. Bila tidak ke lapangan, dia biasa menyimaknya dari radio.
"Berikan aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Berikan aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncang dunia," begitu salah satu pidato si Bung yang melekat dalam benak Hari Darmawan. ...




Keranjang


