| Soft Cover, Juli 2011 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
101.
105.
| Soft Cover, Desember 2020 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Pada tahun 221 SM, Yin Zheng naik takhta setelah berhasil menyatukan Tiongkok di bawah Dinasti Qin. Namun, rakyat amat menderita di bawah kekuasaan sang tiran. Dalam kondisi tersebut, Liu Bang, seorang pria miskin yang cerdik dan jago bela diri, dipaksa membayar utangnya dalam waktu dekat demi menebus nyawa orangtua. Satu-satunya cara mendapatkan uang cepat adalah menangkap Ren Hengxing, si pemberontak tangguh dengan julukan Dewa Wabah. Apakah berandalan sepertinya bisa melakukannya!? ...
106.
| Soft Cover, April 2021 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Dibantu keempat kawannya, Liu Bang memulai misinya meringkus Ren Hengxing. Meskipun mereka berlima termasuk pesilat tangguh, lawannya tetap tak bergeming. Satu per satu mulai gugur, Liu Bang pun semakin gelisah. Tiba-tiba, ia menyadari sesuatu yang bisa memutarbalikkan keadaan! Apakah Liu Bang akhirnya mampu mengalahkan sang Dewa Wabah!? ...
107.
| Soft Cover, Juli 2021 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Akibat salah paham, Dua Orang Suci utusan istana memburu Liu Bang dan Ren Hengxing yang baru saja tiba di Tiexian. Ketika Liu Bang tengah menghindar, dirinya terhempas dan jatuh tepat ke tangan Zhang Liang, bangsawan cerdas dari negeri Han yang bersumpah akan balas dendam terhadap penguasa Qin! Dua tokoh terkenal dalam sejarah ternyata bertemu dalam situasi aneh seperti ini!? ...
108.
| Soft Cover, April 2022 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Setelah berhasil mengelabui bupati kota, Liu Bang, Zhang Liang. Ren Hengxing, dan Tian Ba dipinjami bengkel pandai besi untuk menempa senjata mereka. Namun, saat diuji coba, hasilnya tidak sesuai harapan! Apakah besi lonceng itu palsu!?
Sementara itu, Zhao Gao telah menyadari emblem emas Dua Orang Suci dirampas para pengkhianat saat terjadi pertempuran di rumah Tian Ba. Ia pun mengutus pesilat tangguh lain untuk memata-matai mereka… ...
109.
| Soft Cover, Juni 2022 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Para pemberontak akhirnya beraksi demi membunuh Kaisar Dinasti Qin. Liu Bang, Ren Hengxiang, Zhang Liang, dan Tian Ba menyergap Ying Zheng dalam perjalanannya menuju istana Tian Yang. Namun, rencana tidak berjalan semulus yang mereka inginkan. Pertahanan para pengawal begitu kuat, sampai-sampai jatuhnya korban jiwa di antara mereka berempat tidak bisa dihindari… ...
110.
| Soft Cover, Juli 2018 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Akhirnya Langit Brahma menemukan Temujin! Didorong rasa dendam akibat kematian Bumi Yin Yang di tangan pemuda itu, Langit Brahma pun berusaha menumpasnya. Keadaan Temujin diperburuk dengan kemunculan Du Shuai dan Ketua Aliran Penyembah Api yang ikut memburunya! Apakah Temujin bisa keluar hidup-hidup kali ini? Sementara itu, sebuah batu langit jatuh dari angkasa, menyebabkan berbagai fenomena aneh terjadi di berbagai belahan dunia. Apakah itu—Bintang Serigala Biru!? ...
111.
| Soft Cover, Mei 2018 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
"Kabar bahwa Wang Chongyang dan Temujin berada di kediaman Iblis Barat demi menyelamatkan Shao Xiaoxiao sampai di telinga Longzang. Murka akibat Temujin membunuh pengikutnya dan mengira Wang Chongyang bersekutu dengan Iblis Barat untuk melawan dirinya, Longzang membawa pasukannya ke Istana Ximing untuk menumpas mereka!
Berhasilkah Longzang bertemu Temujin dan membalaskan ...
112.
| Soft Cover, September 2018 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Temujin, Jamukha dan Wang Chongyang berhasil memasuki Nadi Naga untuk menyelamatkan Shao Xiaoxiao dari cengkeraman Iblis Barat. Longzang, Zenda, serta pengikut mereka juga menyusul masuk demi menjadi penguasa dan membuat angan-angan mereka terkabul.
Berkumpulnya kawan dan lawan di dalam Nadi Naga ditambah bahaya tersembunyi yang menunggu mereka di sana membuat pertarungan dahsyat tak bisa dihindari! Siapa yang akan bertahan dan siapa yang akan gugur? ...
113.
| Soft Cover, November 2018 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Pertarungan di dalam Nadi Naga semakin memanas. Temujin, Jamukha, Iblis Barat, bahkan Wang Chongyang digempur habis-habisan oleh Longzang. Apa Ketua Aliran Mahabrahma itu pada akhirnya akan berhasil menentang kehendak ilahi dan menjadi penguasa? Sementara itu, Naga Bumi perlahan-lahan masuk kembali ke dalam tanah. Lupakan perihal menguasai dunia. Jika mereka tak bisa segera mencapai Jantung Naga, nyawa taruhannya! ...
114.
| Soft Cover, Januari 2019 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Setelah berhasil membalaskan dendam ayahnya bersama Jamukha, nama Temujin naik daun di antara kelompok-kelompok suku di gurun Mongol. Namun, rasa dengki memisahkan saudara sehidup semati itu. Jamukha yang terobsesi menjadi penguasa pun mulai mempelajari Ilmu Racun demi mengalahkan mantan sahabatnya. Sementara itu, Longzang yang berlatih selama bertahun-tahun akhirnya siap menumpas Wang Chongyang, Temujin, dan Jamukha! ...
115.
| Soft Cover, Maret 2019 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Pertarungan perebutan kekuasaan antara Temujin dan Jamukha akan dilangsungkan tepat di hari mereka menjadi saudara angkat beberapa tahun silam. Dengan Temujin yang sedang terluka parah, dapat dikatakan kemenangan sudah di tangan Jamukha. Tetapi, apa kehendak langit sungguh bisa dibantah? Sementara itu, Longzang mulai berlayar menuju padang rumput Mongol. Tujuannya? Memusnahkan Temujin sebelum direnggut kematian seperti Wang Chongyang! ...
116.
117.
| Soft Cover, November 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Telapak penakluk naga dan energi 9 bulan semakin dahsyat dikerahkan xiaolong yang sedang marah, menghancurkan energi pelindung lonceng emas langit dan melempar tong gang. Siapa yang menghalangi xiaolong menolong adiknya, akan bernasib seperti tong gang!
...
118.
| Soft Cover, November 2010 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Malapetaka menimpa long hu men! Keenam pendekarnya gugur! Dewa iblispun puas dengan keberhasilannya menumpas Long Hum Men! Kini nasib perguruan Long hu Men Semakin tidak jelas! ...
119.
| Soft Cover, Oktober 2011 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Demi keselamatan ayahnya, Xiaohu mau bekerjasama dengan Barbarian. Bagaimanapun ini kerja sama dengan musuh, Xiaohu harus memikirkan untung-ruginya. Sementara itu, Heilong terkena ilmu Sejuta Racun milik Chen Aoyun. Heilong hanya bisa mengunci racun di perut besar. Perutnya sakit bagai disayat pisau. Ia bisa bertahan karena kemauan hidupnya yang keras. Dengan kata lain Heilong cuma menunggu mati! ...
120.
| Soft Cover, November 2011 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Karena Xiaohu harus mewakili Yuan Shi demi keselamatan ayahnya yang ditawan Supreme Tua, terpaksa ia harus bertarung dengan Supreme Tua. Supreme Tua bertekad ingin menghabisi Xiaohu yang dianggap akan menjadi batu sandungan baginya kelak dikemudian hari. Menghadapi lawan yang luar biasa tangguh, Xiaohu harus berusaha maksimal dengan taruhan nyawanya! ...




Keranjang






