Apaa jadinya jika Gris,pria pengkhayal dan pelupa itu,
hidup tanpa tulip yang penyabar dan teratur?
Dahulu,hal itu tak pernah terlintas di benaknya.
Mereka saling menyayangi dan seakan telah ditakdirkan
untuk saling melengkapi.
Namun,hidup selalu menyembunyikan sesuatu,
Menjelang hari bahagia mereka,ketakutan diam-diam
menyusup di sudut hati Gris. Kecerobahannya mungkin
akan membuat Tulip pergi dari hidupnya.
Prisca Primasari, lahir di Surabaya, 22 Februari 1986. Lulusan prodi Sastra Inggris Universitas Airlangga ini mulai menulis sejak duduk di bangku sekolah dasar. Hobinya di waktu luang adalah mendengarkan musik klasik dan Asia, menonton anime, membaca manga, dan menonton film.