"Menurut saya, setiap manusia punya
takdirnya sendiri-sendiri untuk lahir sebagai
apa. Apakah menjadi laki-laki, perempuan,
atau hidup di garis waktu seperti apa,
menjadi anak kecil, orang dewasa, dan
lainnya. Tapi dengan menulis puisi, saya bisa
menjadi apapun, hidup kapanpun, dan bisa
pergi ke manapun yang saya mau. Saya juga
bisa menuangkan berbagai keresahan
seperti bercerita, dan menggunakan
berbagai metafora yang membuat cerita itu
semakin indah.
"