Margaret Cavendish, seorang bangsawan perempuan dari abad ketujuh belas, membongkar proses alamiah yang kerap membingungkan sekaligus argumen kimiawi yang rumit dari tabib asal Flandria, Van Helmont. Ia menelusuri misteri kehidupan, mulai dari benih sebagai asal mula makhluk hidup hingga terbentuknya batu ginjal melalui proses ferment dalam tubuh. Dalam rangkaian suratnya, ia meruntuhkan pandangan tentang roh gaib, sembari menegaskan bahwa kehidupan dan gerak semata-mata berasal dari materi itu sendiri.
Buku ini merupakan jilid kedua yang memperluas wawasannya ke berbagai fenomena keseharian. Margaret Cavendish menjawab pertanyaan Dokter Harvey tentang asal-usul kehidupan, menjelaskan sebab mengeringnya kain basah, serta mengurai rahasia menyatunya air dan anggur. Ia juga mengecam perdebatan berlebihan di kalangan gereja, hukum, dan kedokteran yang terus melanggengkan kekacauan. Penjelajahannya berujung pada satu kesimpulan berani: kayu, logam, dan batu sejatinya memiliki kehidupan dan akal. Rangkaian gagasan ini kemudian diakhiri dengan untaian doa Alam kepada Sang Pencipta.