Suatu wabah misterius melanda seisi dunia, termasuk di Indonesia. Wabah ini diduga dibawa oleh nyamuk-nyamuk mutan berukuran besar. Orang-orang yang sakit jatuh bergelimpangan di banyak tempat hingga pemerintah menetapkan Status Darurat Negara. Lalu satu keanehan pun terjadi, mereka yang terkapar kini malah bangkit, menjelma menjadi makhluk ganas. Mereka memangsa manusia.
Beberapa dari mereka yang masih bertahan hidup, bertaruh nyawa mengawal seorang profesor yang tahu cara membuat antivirus. Misi penyelamatan membuat mereka berpencar dan mendapati kalau Istana Merdeka dan Keraton Yogyakarta kini tak lagi sama seperti dulu. Apa pun yang terjadi, mereka berharap bisa berkumpul di Monas, tempat mereka berusaha membangun kembali peradaban.
Buku ini memiliki alur maju mundur diawal, namun berfokus pada satu ending. Banyak sekali penulisan salah, namun hal itu dapat diperbaiki di cetakan selanjutnya. Selebihnya cerita di buku ini hampir mendekali logika yang tepat. Yang mengganggu adalah: *spoiler alert* apakah masih ada rambut yang pendek setelah 6 bulan kekacauan negara yang melumpuhkan sebagian besar manusia, infrastruktur dan electricity? Bagaimana bisa seseorang masih bertubuh gemuk jika selama 6 bulan kekurangan makan?
Selebihnya 4 stars. Good.