Ketika Bastian tak sengaja menemukan buku tua berjudul Kisah Tanpa Akhir, ia tiba-tiba terjun ke dunia khayal Fantasia---bahkan menjadi tokoh utama dalam kisahnya. Dunia ajaib yang misterius itu ternyata dalam bahaya besar yang bisa memengaruhi dunia manusia juga dan Bastian adalah sang terpilih untuk menyelamatkannya. Ia harus berhadapan dengan bermacam-macam makhluk yang sama sekali tak terbayangkan, dalam berbagai situasi yang membingungkan. Dapatkah Bastian melangkahi batas antara realitas dan imajinasi untuk menyelamatkan Fantasia?
Buku ini tetap akan dibaca hingga bergenerasi-generasi mendatang. Saya tidak menyangka Michael Ende bisa menghasilkan karya yang bahkan lebih hebat daripada buku-buku Jim Kancing dan Momo yang fantastis. ---Jürgen Lodemann, Die Zeit "...terasa menarik karena berhasil menampilkan elemen-elemen paling kuat dongeng, mitos, dan fantasi." —The Observer
Selling Point:
- Akan difilmkan
- Karya penulis buku MOMO
Profil Penulis:
Michael Ende (1929 - 1995) termasuk penulis Jerman paling sukses pada periode pascaperang. Karyanya terjual lebih dari 35 juta kopi dan diterbitkan dalam 40 bahasa di seluruh dunia. Buku-bukunya, antara lain Kisah Tanpa Akhir, seri Jim Kancing, dan Momo, memikat pembaca berbagai usia. Karyanya juga diadaptasi menjadi film, drama, opera, buku audio. Dengan novel, cerita pendek, dan puisinya, Michael Ende ingin mengajak pembaca menemukan cara baru dalam melihat dan menjalani dunia ini.
Lahir pada tahun 1929 di Jerman Selatan dan putra pelukis surealis Edgar Ende. Tahun 1948-1950 dia bersekolah di Otto Falckenberg High School of Dramatic Art di Munich. Sejak tahun 1943 Michael Ende sudah menulis puisi dan cerita pendek. Ketika itu dia berada di kamp untuk anak-anak yang dievakuasi dari kota-kota. Beberapa anak yang satu kamar dengannya banyak membaca buku-buku karya para pengarang besar. Itulah pertama kalinya dia mengenal novel-novel karya Dostoyevsky dan Novalis, yang sejak itu dia jadikan panutannya. Setelah dewasa, dia bekerja sebagai manajer panggung di Volkstheater, Munich, dan menulis ulasan-ulasan film untuk radio Bavaria. Suksesnya sebagai penulis bermula pada tahun 1961, ketika buku anak-anak karyanya, Jim Button and Luke the Engine Driver, mendapat penghargaan Deutsche Jugendliteraturpreis. Buku tersebut diterbitkan pada tahun 1960 oleh Thienemanns Publishing House, setelah ditolak lebih dari 12 penerbit.Sejak tahun 1970, Michael Ende tinggal di Itali. Di sanalah dia menyelesaikan penulisan novel Momo pada tahun 1972. Momo juga mendapat penghargaan Deutsche Jugendliteraturpreis pada tahun 1974.Tahun 1979, buku The Neverending Story diterbitkan. Melalui buku inilah Michael Ende mendapatkan penggemar dari seluruh dunia. Buku ini diterjemahkan ke dalam 35 bahasa dan memantapkan reputasi Michael Ende sebagai salah satu penulis paling penting dan sukses. Selain menulis buku anak-anak, Michael ...