MENANAM HARAPAN
Meski terkadang tidak berbuah,
harapan bisa menjadi kayu.
Suatu saat mungkin akan berguna.
Tanam saja, bijinya kecil dan mudah tumbuh.
Puisi-puisi pada naskah ini cermat menjadikan (kata) benda sebagai lubang untuk mengintip dunia-dalam sang subjek dan bagaimana ia memahami dunia di luar dirinya. Bersilih antara tuturan dan pernyataan, manuskrip ini mengelitkan benda-benda agar tak berpretensi sebagai pembentuk identitas, melainkan sebagai representasi waktu yang berlalu; menyimpan sejarah pribadi sekaligus memancarkan spektrum kolektifnya. Kemelekatan subjek pada masa silam yang disimbolkan penyair melalui objek-benda sederhana disuarakan dalam puisi dengan beragam bentuk dan sikap. Pada sejumlah puisi, penyair cukup lincah mengongkretkan ide abstrak dengan menggunakan majas perbandingan, terutama metafora dan simile, yang disusun dengan deskripsi detail, jernih, dan tepat.
Laporan Pertanggungjawaban Dewan Juri Sayembara Manuskrip Puisi DKJ 2023
***
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.