normal
20%
OFF
Tambah ke Keranjang Belanja
Atau
Tambah ke Daftar Keinginan

ISLAM DAN DEMOKRASI Respons Intelektual Muslim Indonesia Terhadap Konsep Demokrasi 1966-1993. Edisi Revisi (Soft Cover)
oleh Prof. Dr. Masykuri Abdillah

Harga Resmi : Rp. 121.000
Harga : Rp. 96.800 (20% OFF)

Ketersediaan : Stock di Gudang Supplier

Format : Soft Cover
ISBN13 : 9786020895000
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Prenada Media
Dimensi : 150 mm x 230 mm



Deskripsi:

Pasca-rezim Orde Baru (1998) dan digantikan oleh pemerintahan Reformasi, yang kemudian dijadikan sebagai titik awal bagi proses demokratisasi secara substantif. Peralihan ini terjadi sebagai akibat dari adanya tuntutan yang kuat dari rakyat untuk melakukan reformasi secara menyeluruh terutama di bidang sosial-politik, birokrasi-pemerintahan, dan ekonomi. Tuntutan reformasi tersebut, yang terutama disuarakan oleh para mahasiswa, tidak terlepas dari peran yang dijalankan sejumlah cendekiawan Muslim terkemuka Indonesia; yang ide-ide konsep demokrasi dibahas dalam buku ini.

Proses demokratisasi ini terus berlangsung dinamis dan telah mengalami dua tahap, yakni: “transisi demokrasi” (1998-2004) dan “konsolidasi demokrasi” (2004-sekarang). Proses sosial-politik ini di samping telah menunjukkan keberhasilannya, juga masih banyak menghadapi berbagai problematika dan tantangannya. Maka, ide-ide yang dikemukakan para cendekiawan Muslim di dalam buku ini, baik tentang respons demokrasi secara teologis (perspektif Islam) maupun dalam konteks sosial-budaya Indonesia, kiranya masih relevan dan berguna bagi proses demokratisasi ini.

Buku Islam dan Demokrasi ini menjadi salah satu buku ajar (textbook) di berbagai perguruan tinggi/universitas untuk mata kuliah: (1) Pemikiran Politik Islam (Fiqh Siyasah) Kontemporer; (2) Islam dan Demokrasi; (3) Politik Islam di Indonesia; dan (4) Pemikiran Islam di Indonesia.

Tentang Penulis

Prof. Dr. Masykuri Abdillah. Sejak 1996 ia mulai aktif mengajar di Fakultas Syari’ah, IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan menjadi Ketua Jurusan Muamalah/Ekonomi Islam, Fakultas Syariah IAIN Jakarta (1997–1998). Kemudian pada periode 2000–2003 ia mendapatkan amanat menjadi Pembantu Rektor IV (Bidang Kerja Sama antar-Lembaga), dan pada 2003–2007 menjadi Pembantu Rektor I (Bidang Akademik) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, di samping Direktur Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) UIN Jakarta (1999-2009). Pada 2006- 2010 ia menjadi Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dan pada 2008-2009 ia menjadi Sekretaris Bidang Kehidupan Beragama, Dewan Pertimbangan Presiden RI, yang kemudian pada 2009-2014 berubah nama menjadi Bidang Hubungan antar-Agama. Saat ini ia adalah Direktur Sekolah Pascasarjana (SPs) dan Guru Besar pada Fakultas Syari’ah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Seiring dengan tugasnya sebagai akademisi, ia banyak diundang menjadi pembicara dalam berbagai diskusi, seminar dan workshop, baik di dalam maupun di luar negeri. Sejak mahasiswa pada akhir 1970-an, ia sudah mulai menulis artikel di media massa, kemudian setelah menyelesaikan program S-3, ia tetap menulis artikel di berbagai media massa (seperti Kompas, Republika, Gatra, Media Indonesia, dan Seputar Indonesia), serta jurnal dan antologi. Tulisan-tulisannya berfokus pada kajian Islam, terutama terkait dengan politik, hukum, pendidikan dan isu-isu kontemporer.


Kategori dan Rangking Bestseller:

Review Konsumen:
5 -
4 -
3 -
2 -
1 -
Jadilah yang Pertama untuk Review
Tulis Review Anda
Tulis Review Anda