Arina tinggal di Panti Asuhan As-Syifa. Dia senang tinggal di sana. Temannya banyak dan baik-baik. Hingga suatu hari, seorang ibu datang untuk mengadopsi salah seorang dari mereka. Arina berharap, dialah anak yang beruntung itu. Namun, dugaannya salah! Yang terpilih adalah Lina, teman sekamarnya! Sejak saat itu, Arina mulai memikirkan ibunya. Dia yakin ibu masih hidup. Apalagi, ketika dia bermimpi melihat seorang perempuan yang membawa sebuah foto. Arina yakin perempuan itu adalah ibunya. Mungkinkah mimpi Arina menjadi kenyataan? Apa saja yang dilakukan Arina? Simak, yuk, kisah Arina di buku ini! Selamat membaca!