Perkumpulan rahasia kuno.
Senjata pemusnah massal.
Target tak terbayangkan.
Pembunuhan keji terjadi di sebuah fasilitas rahasia di Swiss. Fisikawan Pastor Leonardo Vetra dibunuh dengan cap simbol misterius di dadanya. Simbol misterius yang memaksa kepala fasilitas rahasia memanggil Robert Langdon sang simbolog. Langdon menyadari bahwa simbol itu adalah ambigram Illuminati, organisasi bawah tanah tertua dan terkuat di dunia. Mungkinkah Illuminati yang sudah terkubur selama berabad-abad muncul kembali untuk membalas dendam pada musuh bebuyutannya--Gereja Katolik?
Ketakutan terbesar Langdon menjadi nyata, ketika utusan Illuminati menanam bom waktu di jantung Kota Vatikan tepat saat konklaf pemilihan Paus berlangsung. Berpacu dengan waktu, Langdon terbang ke Roma bersama Vittoria Vetra, putri pastor yang terbunuh. Dengan bom waktu yang terus berdetak, mereka harus meyakinkan Garda Swiss akan ancaman di Vatikan, dan menguak rahasia perseteruan besar antara Gereja dan Illuminati.
Thriller yang eksplosif, Angels & Demons menyajikan pergulatan abadi antara sains dan agama yang berubah menjadi peperangan.
Dan lulus dari Amherst College dan Phillips Exeter Academy, di mana dia juga mengajar sebagai guru bahasa Inggris sebelum dia menjadi penulis full-time.
Di tahun 1996, ketertarikannya dengan memecahkan code dan badan pemerintah yang rahasialah yang membuat dia menulis buku pertamanya, "Digital Fortress". Novel berikutnya, "Deception Point" mempunyai fokus yang mirip, moral, politik, pertahanan nasional dan teknologi rahasia.
Orang tua Dan adalah professor matematika yang memenangkan Presidential Award dan professor musik. Dan tumbuh dengan berbagai filosofi tentang sains dan agama. Istrinya Blythe adalah seorang fanatik sejarah dan pelukis. Mereka kerap bekerja sama dalam berbagai riset untuk bukunya Dan.
Buku Dan Brown, "The Da Vince Code" telah dijual lebih dari 70 juta eksemplar di seluruh dunia.