Untuk menemukan allah, orang harus dapat melakukan distansi terhadap segala yang ditawarkan oleh dunia. Orang yang berhasil menemukan allah, berhasil menjalin percintaan dengannya, akan tidaklagi peduli pada segala urusan duniawi. Ketika ia dapat mebebaskan dirinya dari segala yang tampak, saat itulah ia menemukan apa yang tak tampak; ketika ia berhasil mengambil jarak dari segala yang ada, saat itulah ia menemukan yang tiada. Dalam ekstase demikianlah, buku kumpulan puisi tarian mabuk allah ini ditulis secara estetis oleh kuswaidi syafi'ie. - prof. Dr. Faruk, akademisi dan kritikus sastra.