Dengan cepat aku membalikkan badan kemudian berlari menuju pintu kamar, Namun, ternyata dia lebih cepat dariku. Dari belakang aku dijenggut olehnya. "Jangan kabur atau kamu saya cekik!" ancamnya dengan berisik.
Lalu... aku terbangun.
Aku bangkit dan menuju pintu unutuk keluar dari kamarku. Aku kaget ketika mendapati pria yang tadi ada di dalam mimpi kini sedang berdiri di depanku. Astaga!
Aku memejamkan mata dan.... ternyata kembali terjaga.
Everin Kamila mangalami serangkaian mimpi buruk yang membuatnya tak bisa membedakan mana kenyataan dan mana mimpi. Ia berjumpa dengan Ardana, laki-laki yang menurutnya, mencintainya, Namun, Ardana malah tak mengenal Everin. Ada sosok Joni dan Deva yang menemani hari-hari Everin, tapi..... apakah mereka ada?