“Aunty, ini Jace. Aku pakai handphone Mama.” “Ja-Jace …, ke-kenapa?”
“Aku lupa bilang padamu!” seru Jace. “Waktu aku mengatakan padanya kalau aku harus pulang bersama Mama tadi pagi, dia sangat sedih. Dia
tidak ingin aku pergi. Katanya dia butuh teman. Lalu, aku menghiburnya. Kubilang saja padanya kalau kau mungkin mau bermain dengannya ….”
“Jadi, Aunty, kurasa sebentar lagi Harry akan menemuimu.” Harry telah datang mengajakku bermain. Seorang anak laki-laki dengan boneka perempuan di tangannya menyeringai, mengintip dari balik pintu. Ada hal-hal buruk di luar sana. Hal-hal yang jauh lebih buruk daripada yang bisa
ibayangkan, yang membuatmu berharap kamu tidak pernah mengetahuinya.
Banyak kejutan di setiap kisah #HororKotaDunia dalam buku ini yang mungkin tak pernah kau bayangkan. Seperti kau yang tak pernah membayangkan siapa yang bersamamu ketika kamu berjalan sendiri di malam hari. “Seharusnya kau tak berjalan sendirian di tengah malam ….”