Pohon kebahagiaan, itulah yang dicari semua orang. Tidak ada yang tahu lokasi pastinya. Darakht berangkat dengan sedikit petunjuk tentang pohon kebahagiaan dari gurunya, berharap bisa menemukannya. Tapi ternyata banyak halangan dalam perjalanannya, dan hal ini mengubah tujuan Darakht untuk menemukan kebahagiaan.
Komik ini menyajikan dua cerita, yaitu Murder Ballad dan Darakht. Pernah membayangkan seorang anak kecil menjadi monster dan memiliki kesenangan dalam melakukan pembunuhan? Dalam Murder Ballad, akan disajikan cerita dengan sisi lebih gelap, menegangkan dan juga lebih mengerikan dibanding Darkht, yaitu kisah tentang pembunuhan oleh seorang monster berupa anak kecil yang dilakukan pada malam hari. Anak itu selalu berkeliaran pada malam hari untuk mencari mangsa yang akan dibunuh olehnya. Sebelum melakukan pembunuhan, monster ini selalu menyenandungkan nyanyian layaknya film-film horor. Ilustrasi yang ditampilkan pada cerita ini penuh dengan aksi dan menampilkan gore yang sedikit membuat bergidik ngeri. Sedangkan pada Darakht, cerita yang disajikan lebih banyak mengandung unsur dramatisasi dimana pembaca akan lebih hanyut dalam emosi saat membaca cerita ini. Darakht adalah komik bernuansakan dongeng manis pada awal cerita yang semakin kamu membuka halaman untuk mengikuti ceritanya, kamu akan merasa semua semakin terasa kelam. Darakth juga menyajikan plot maju mundur dan beberapa twist dalam ceritanya. Tidak seperti Murder Ballad, pertanyaan-pertanyaan yang akan muncul saat kamu membacanya, akan dapat kamu jawab sesuai dengan apa yang muncul di pikiranmu.