Trinity, travel writer terlaris Indonesia, berhasil mewujudkan mimpinya jalan-jalan selama 1 tahun penuh! Berbekal paspor hijau, Trinity telah mencapai hampir 150.000 km dan berkunjung ke 22 negara di dunia.
Bukan Trinity namanya kalau tidak punya cerita apes bin ajaib selama perjalanan. Saat perjalanannya baru dimulai saja, dia sempat sakit di udara. Namun, The Naked Traveler: 1 Year Round-The-World-Trip ini menuturkan pengalaman lain yang membuka pikiran. Pengalamannya berlanjut dengan menangis di kamp konsentrasi Nazi di Auschwitz, menginap di penjara tua di Ljulbljana, menemukan surga dunianya di Rio de Janeiro (nanti kamu akan tahu kenapa), mendaki kota Inca yang hilang di Machu Picchu, memancing ikan piranha di Sungai Amazon, hingga berenang bersama ratusan singa laut di Galapagos!
Segala keseruan ini tidak akan terwujud tanpa adanya perencanaan yang matang. Banyak persiapan mendasar seperti pemilihan isi ransel, bahan makanan, akomodasi, mengurus transportasi, sampai urus visa ke sana kemari. Dan, berbekal tekad “gimana di sanalah ntar”, Trinity mantap melangkahkan kakinya dan bertualang mengitari bumi.
Trinity (lahir di Sukabumi, 11 Januari), adalah seorang wisatawan dan penulis yang sudah menulis 8 buku berwisata terlaris di Indonesia. Termasuk serial The Naked Traveler yang sudah mencapai seri keempat dan versi bahasa Inggrisnya. Terakhir, ia telah melakukan tekadnya RTW (round-the-world) trip atau jalan-jalan keliling dunia selama 1 tahun (Oktober 2012-2013).
Mulanya, Trinity hanya membuat catatan harian setiap kali ia berwisata. Karena dinilai lucu dan ringan, teman-temannya meminta agar tulisannya diperbanyak dan dibagikan. Sampai suatu saat, seorang teman menyarankan untuk mempublikasikannya secara daring. Mula-mula Trinity menuliskan cerita-cerita wisatanya dalam sebuah blog. Karena banyak dikunjungi orang & mempunyai banyak penggemar, akhirnya munculah gagasan untuk mencetak cerita-cerita tersebut menjadi buku (The Naked Traveler).