Mahesa Putra Pradana, biasa dipanggil Heksa. Definisi cowok dengan pahatan paling sempurna di SMA Rising Dream. Hidungnya mancung dan punya eye smile yang membuat cewek-cewek pemujanya pingsan dadakan hanya dengan sekali kedip. Tapi siapa yang menyangka kalau ternyata dia phobia parah sama hantu? Apesnya, Heksa malah sering terjebak dalam situasi pelik bersama Pijar.
Pijar Malam Hari, sosok cewek mistis yang selalu berpenampilan serba putih, rambut digerai dan tatapan mata menerawang kosong. Sering dipanggil “zombie” karena kulit pucatnya. Jarang tersenyum, tidak pernah menangis, tidak bisa marah, yaaah hampir sama seperti mayat hidup.
Pijar kecil sering mendamba pesta perayaan ulang tahun mewah. Meski tak pernah terwujud karena kehidupannya yang serba terbatas. Sampai suatu hari saat terbangun dari koma, Tuhan memberinya mata ajaib yang mampu melihat bulan dan tahun kematian orang-orang yang sedang berulang tahun.
Anehnya setiap kali berada di dekat Heksa, penglihatannya menjadi kacau balau.
Risma Ridha Anissa, biasa disapa Rismami. Cewek pencinta bunga, tapi juga demen banget nonton bola. Sekarang lagi nabung biar bisa nonton langsung ke stadion semua event timnas tahun ini.
Beberapa karya yang sudah diterbitkan: novel Ai No Kiseki, Nyanyian di Bawah Hujan, antologi 990, antologi Ototo wa Koibito, dan antologi Me and My Student.
Happy Birth-die adalah karya pemenang kompetisi Belia Writing Marathon Batch 3 di Wattpad @beliawritingmarathon, yang diadakan Penerbit Bentang Belia. Kisah ini menempati urutan pertama terpopuler dan sudah dibaca lebih dari 1,4 juta kali ketika akan diterbitkan.
Biar nggak ketinggalan info sekuel Happy Birth-die dan cerita-cerita lainnya, silakan mampir ke akun Wattpad dan Instagram-nya: @rismami_sunflorist.