Khalifah bisa juga diartikan sebagai pemimpin atau pengganti. Dalam Al-Quran manusia secara umum adalah khalifah Allah dalam mengelola bumi beserta isinya. Seperti yang tercantum dalam firman-Nya:
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. Mereka berkata, Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? Tuhan berfirman, Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. ” (QS. Al-Baqarah: 30)
Dari ayat tersebut, arti pertama dari khalifah adalah manusia diciptakan Allah untuk menjadi pemimpin segala makhluk yang ada di bumi. Sedangkan yang kedua sebagai pengganti makhluk yang sebelumnya pernah ada di bumi.
Namun perlu diingat, bahwa khalifah sebagai pengganti bukanlah berarti pengganti kenabian karena kenabian mutlak pilihan Allah swt., dan tak ada nabi maupun rasul lagi setelah Nabi Muhammad saw. Khalifah sebagai pengganti di sini artinya adalah pengganti Nabi Muhammad saw. sebagai imam umat muslim dan sebagai pemimpin negara.
Nah, buku ini merupakan kisah dari Khulafaur Rasyidin, yaitu empat sahabat Nabi Muhammad saw. sebagai khalifah yang memimpin negara, yang juga bisa menjadi teladan bagi kita semua. Selamat membaca!