Di dalam buku ini Philip Yancey menantang pandangan bahwa Perjanjian Baru adalah bagian Alkitab yang terpenting dan Perjanjian Lama tidak terlalu penting untuk dibaca dan dipahami. Yancey mengakui bahwa, seperti orang Kristen pada umumnya, dia menghindari Perjanjian Lama. Lagi pula, mengapa perlu repot-repot membaca berbagai tulisan yang membingungkan, membosankan, bahkan menyinggung pikiran orang modern? Ada suatu penemuan yang mengejutkan menanti Yancey ketika dia mulai menyelidiki bagaimana Perjanjian Lama dikaitkan dengan kehidupan hari ini. Tulisan-tulisan kitab suci Ibrani yang sepertinya tidak relevan mulai terlihat memiliki kaitan yang erat, menggambarkan suatu relasi yang hangat antara Allah dan manusia di dalam latar pengalaman sehari-hari manusia. Perjanjian Lama secara khas menggambarkan seruan, keluhan, keraguan hati yang dalam, dan berbagai hal dalam hidup yang harus kita hadapi. Saat Anda membaca dengan mata yang baru berbagai doa, puisi, lagu, dan kisah-kisah pengantar