Seharusnya dari aal Ralf menolak ide sinting William adiknya yang sakit keras itu untuk membantu istrinya mendapatkan keturunan. Ini gila. Benar-benar gila. Lebih gila lagi karena saat segalanya sudah terlambat, Ralf justru jatuh cinta bukan kepayang pada Samantha, istri dari sang adik. Apa yang keliatan di luar sama sekali berbeda dengan apa yang ia rasakan di dalam.
Andai saja ia mengenal Samntha jauh lebih cepat dari adiknya. Andai saja hidup ini tidak terlambat sembilan tahun untuk membawa dirinya pada Sam.
olehTessy Anggraeny AngkouwpadaRabu, 27 Desember 2017
Seriuosly??? Kalau ada yg belum baca karya Wiwi Suyanti yg ini berarti rugi. Di buku pertama aku dikit dikit ketawa, dikit dikit nangis....di buku kedua malah nangis ....nangis....untunglah tangis bahagia pada akhirnya. Btw, authornya tidak pernah kehilangan sisi humornya di tengah konflik.
Two romance novel that really recommend to someone that love "unusual conflict story" ...
I have been read these novel ( two days non stop on weekend) and I give 4 thumbs. for the story and the characters that build these novels. Especially Ralf Subrata that loves someone without reasons...He such a great Man.
One favorite ever is ~ Bukan aku yang memilihmu, My heart did...
Thank you mbak Wiwi Suyanti, I hope I can read another your novel...