Orang yang mengatur itu "pengatur" orang yang mengacau itu "pengacau", maka orang yang menganggur itu "penganggur", bukan "pengangguran"/ (halaman 2)
Tidak pernah ada "kamu" di dalam "kami", tapi selalu ada "kamu" di dalam "kita". (halaman 15)
Sejalan dengan "perkotaan" (kawasan kota) dan "perkampungan", bentukan yang tepat adalah "perdesaan", bukan "pedesaan". (halaman 37)
Kata bakunya "utang", bukan "hutang". Ingat saja "utang-piutang", bukan "hutang-pihutang", apalagi "kutang-pikutang". (halaman 43)
Bakunya "comro", bukan "combro". Juga "jomlo", bukan "jomblo". Fonem "b" muncul seperti ketika orang umumnya mengucapkan "jumlah". (halaman 164)
"Dokter berupaya menyembuhkan penyakit Setyo" itu rancu. Tidak rancu: "Dokter berupaya menyembuhkan Setyo". (halaman 177)
Sesungguhnya "membersihkan sampah dihalaman" itu keliru karena halamanlah yang dibersihkan, bukan sampah. (halaman 202)