Biologi berkembang karena rasa ingin tahu manusia dalam merespons gejala-gejala
alam. Biologi merupakan ilmu yang paling tua di bumi. Manusia pertama harus
mempunyai pengetahuan yang baik mengenai hewan dan tumbuhan di sekitarnya.
Mereka harus mengerti tanaman apa yang aman dimakan dan yang beracun, hewan
apa yang aman diburu dan hewan buas. Bahkan sebelum manusia purba hidup
menetap, mereka telah mulai menjinakkan hewan dan bercocok tanam. Dalam
kegiatan ini mereka mulai mengamatijenis-jenis makhluk hidup dan lingkungannya.
Petunjuk mengenai sejarah perkembangan biologi dapat diperoleh dari situs Assyria
dan Babilonia (3500 SM). Dari gambar-gambar dan sisa-sisa peninggalan sejarah,
diketahui bahwa penduduk Assyria dan Babilonia telah bercoook tanam dan mengenai
ilmu pengobatan. Bangsa Mesir mulai mempraktikkan biologi dan ilmu pengobatan
sejak tahun 2000 SM. Anda tentu ingat kebiasaan mereka mengawetkan mayat (mumi)
dengan ramuan sejenis balsam yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan. Bagaimana
mungkin mereka dapat melakukannya tanpa pengetahuan yang baik mengenai
tumbuh-tumbuhan.