Judah menulis sebagai sahabat, menyambut orang-orang percaya baru, para pengikut
Yesus yang sudah lama, dan bahkan mereka yang hanya ingin tahu. Ia menunjukkan
kita kasih Allah yang tidak dapat diuraikan dengan logika manusia dan kehidupan
yang Allah maksudkan untuk kita miliki sekarang ini. Dengan semangat dan humor,
Judah memandang kisah-kisah dalam Alkitab dari sudutnya yang unik dan menunjukkan
bagaimana kehidupan adalah tentang mengasihi Allah dan sesama.