Aku tak pernah benar-benar merencanakan jalan ini. Dari ruang kelas yang akrab hingga
tanggung jawab yang jauh lebih luas di luar sana, semua berawal dari kegelisahan sederhana: bagaimana jika cintaku pada kota ini bisa diwujudkan menjadi sesuatu yang lebih nyata?
Perjalanan ini mengajarkanku bahwa pengabdian bukan tentang terlihat hebat, melainkan tentang bertahan di tengah ragu, menjaga nilai di tengah arus, dan berani melangkah meski tak selalu pasti. Jika ada satu hal yang kupahami, menjadi diri sendiri adalah cara paling jujur untuk tetap berdiri dan terus berjalan. Maka, buku ini adalah persembahanku bagi semua perempuan yang ingin membawa perubahan dalam hidup, dan memulainya dari diri sendiri.