Perang itu kejam. Jika tidak membunuh orang yang disentuhnya, perang merenggut sebagian jiwa mereka, membuat mereka tak pernah utuh kembali. Ini adalah kisah keluarga Trần selama gejolak Perang Vietnam. Saat Reformasi Tanah tahun 1920, Trần Diệu Lan terpaksa melarikan diri dari tanah keluarganya bersama kelima anaknya yang lain sementara anak sulungnya ditahan oleh para petani yang marah. Dalam pelarian, mereka terus diburu oleh para petani dan kesulitan bertahan hidup, yang akhirnya membuat Diệu Lan harus merelakan anaknya satu per satu.
Bertahun-tahun kemudian, Diệu Lan tinggal bersama cucunya, Hương, dan masih menanti anak-anaknya kembali dari medan perang. Mereka bertemu kembali, setelah rentang waktu yang begitu panjang. Namun, konflik yang mereka alami di medan perang tidak hanya mencabik negeri mereka tercinta, tapi juga menghancurkan keluarga yang sudah terpisah.
***
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.