Perbankan syariah kini menempati posisi yang kian penting dalam sistem keuangan global maupun nasional. Pertumbuhan aset, ekspansi jaringan, serta diversifikasi produk yang terus meningkat merupakan bukti nyata bahwa perbankan syariah bukan lagi sekadar alternatif, tetapi bagian integral dari arsitektur keuangan modern. Namun, perkembangan ini membawa konsekuensi besar: bagaimana memastikan bahwa dinamika pertumbuhan berjalan selaras dengan prinsip syariah, good governance, dan manajemen risiko yang memadai.
Tantangan yang dihadapi industri syariah tidak ringan. Di satu sisi, ia harus menjaga identitas dan integritas syariah dengan penuh komitmen. Di sisi lain, ia dituntut kompetitif di tengah persaingan perbankan konvensional dan transformasi digital yang serba cepat. Ketegangan antara compliance dan competitiveness inilah yang menjadi ruang uji utama perbankan syariah. Dalam konteks ini, tata kelola syariah (shariah governance) dan manajemen risiko syariah (shariah risk management) hadir bukan sebagai jargon teknokratis, melainkan fondasi yang menentukan legitimasi, keberlanjutan, dan daya saing industri.
Buku ini hadir sebagai upaya menjawab kebutuhan akan literatur yang komprehensif, akademis sekaligus aplikatif. Saya berusaha meramu tiga dimensi penting:
Dimensi regulatif – menelaah perjalanan hukum dan kebijakan OJK, DSN-MUI, serta harmonisasinya dengan standar internasional.
Dimensi teoretis – menghadirkan kerangka konseptual dari teori agensi, stewardship, hingga maqasid syariah sebagai kompas tata kelola.
Dimensi praktis – memaparkan studi kasus, benchmark global, dan prospek masa depan tata kelola serta manajemen risiko syariah.
Dengan struktur demikian, buku ini diharapkan dapat menjembatani kebutuhan akademisi, regulator, praktisi perbankan, maupun masyarakat luas untuk memahami kompleksitas tata kelola syariah dengan lebih sistematis. Tidak kalah penting, buku ini juga mencoba memproyeksikan arah masa depan, di mana digitalisasi, ESG (environmental, social, governance), serta ShariahTech akan semakin menentukan wajah industri syariah global.
Tahun Terbit : Cetakan Pertama, Oktober 2025