Berkesenian memberikan kesempatan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk membuktikan diri bahwa mereka lebih dari sekadar kesalahan masa lalu. Ketika diberi cukup ruang dan kepercayaan, mereka mampu menciptakan karya-karya seni rupa yang indah dan dinikmati banyak khalayak. Seni Penjara menampilkan karya-karya lukis para WBP yang mengikuti Sayembara Melukis Kategori Warga Binaan Pemasyarakatan Second Chance Foundation pada tahun 2021.
Di tengah segala keterbatasan dan incaran keputusasaan, para WBP ternyata memiliki potensi untuk berkarya secara visual. Melalui penyelenggaraan sayembara melukis oleh lapas, rutan, dan LPKA ini, Second Chance membubuhkan Indonesia sebagai satu titik penting dalam percaturan seni budaya nasional (bahkan internasional), dan semakin mengembangkan kreativitas terhadap seni rupa Indonesia.
Di luar itu, bagi WBP yang cukup beruntung mendapatkan kesempatan kedua, pengalaman berkreasi di penjara adalah harapan, agar mereka bertahan menjalani masa-masa sulit dan dapat berkarya kembali di masyarakat bila waktunya tiba.
Prolog:
Berkesenian adalah hak asasi setiap manusia, tak terkecuali para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Second Chance Foundation dengan bangga mempersembahkan buku Seni Penjara yang menampilkan karya-karya lukis dan sketsa karya para WBP terbaik hasil kurasi dari Sayembara Melukis Second Chance Foundation 2021 bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, bertema Kreativitas Tanpa Batas Antusiasme WBP dari Lembaga Pemasyarakatan (lapas) dan Rumah Tahanan Negara (rutan) dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi sangat tinggi, terlihat dari ratusan karya yang dikirimkan.
Objek dan tema-tema yang muncul dari karya para WBP sangat beragam, juga teknik yang mereka gunakan. Ada yang menggunakan cat dan kanvas, ada pula yang menggunakan pensil, arang, dan kertas kalkir, namun secara umum memperlihatkan kepiawaian dan kesungguhan berkarya yang mengharukan.
Melalui buku ini, kami ingin menghadirkan beragam karya terpilih untuk memberikan gambaran kepada publik luas tentang karya-karya para WBP serta kisah kehidupan mereka.