Tidak dimungkiri, dan sudah terukir indah dengan tinta emas di perjalanan diplomasi Indonesia bahwa Konferensi Asia Afrika (KAA) Bandung 1955 yang mengejawantahkan amanah Mukadimah UUD 1945 merupakan kontribusi bersejarah dan visioner karena telah menggariskan visi diplomasi Indonesia untuk menjadi pemimpin negara-negara yang baru merdeka, atau yang sedang berjuang untuk mendapatkan kemerdekaannya.
Akan tetapi, impian besar tersebut harus berhadapan dengan dinamika perkembangan lingkungan sejak era Perang Dingin hingga saat ini, era globalisasi, baik lingkungan domestik, regional, maupun global. Dinamika tersebut menuntut semua negara, semua aktor dalam hubungan internasional, tidak terkecuali Indonesia, untuk beradaptasi dan mengadopsi kecenderungan baru yang diperkenalkan oleh dinamika perkembangan lingkungan.
Buku ini diawali oleh pemikiran tentang posisi Indonesia di tengah perkembangan global. Buku ini juga menyampaikan tentang perkembangan baru dalam praktik diplomasi, seperti semakin menonjolnya diplomasi kemanusiaan sebagai konsekuensi dari meningkatnya perhatian dan keprihatinan masyarakat terhadap soal HAM. Selain itu, buku ini juga menggambarkan tentang praktik diplomasi publik Indonesia yang kiprahnya tidak terlepas dari munculnya isu terorisme yang meresahkan publik internasional. Juga tentang bagaimana diplomasi Indonesia menyiasati berbagai isu non-konvensional, seperti demokrasi.
****
Diplomasi Indonesia Mozaik adalah sebuah buku yang menyajikan gambaran komprehensif mengenai dinamika diplomasi Indonesia dari masa ke masa. Buku ini tidak hanya menyoroti peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah diplomasi Indonesia, tetapi juga menggali pemikiran-pemikiran para tokoh kunci dan praktik-praktik diplomasi yang telah dilakukan.
Beberapa poin penting yang bisa Anda temukan dalam buku ini:
Konferensi Asia Afrika (KAA) Bandung 1955: Buku ini menempatkan KAA sebagai tonggak sejarah penting dalam diplomasi Indonesia, di mana Indonesia berperan sebagai pemimpin negara-negara yang baru merdeka.
Dinamika Diplomasi: Buku ini menganalisis bagaimana diplomasi Indonesia beradaptasi dengan perubahan lingkungan strategis, baik di tingkat domestik, regional, maupun global.
Perkembangan Praktik Diplomasi: Buku ini membahas perkembangan praktik diplomasi modern, seperti diplomasi kemanusiaan, diplomasi publik, dan diplomasi dalam menghadapi isu-isu kontemporer seperti terorisme.
Pemikiran Para Tokoh: Buku ini menyajikan pemikiran-pemikiran para tokoh kunci dalam sejarah diplomasi Indonesia, memberikan wawasan tentang landasan filosofis dan ideologi yang melandasi kebijakan luar negeri Indonesia.
Antologi Memoar: Buku ini juga memuat antologi memoar dari para diplomat senior Indonesia, memberikan perspektif yang lebih personal tentang pengalaman mereka dalam menjalankan tugas diplomasi.